logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 15 Juli. Analisis Transaksi Forex

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 15 Juli. Analisis Transaksi Forex

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat untuk Trading Yen Jepang

Pengujian harga di 162,09 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari level nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual dolar. Alhasil, pasangan ini turun menuju level target 161,74.

Inflasi bulan Juni di Amerika Serikat tercatat jauh lebih rendah daripada prediksi, yang menekan dolar dan mendukung penguatan yen Jepang melalui kanal imbal hasil. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen secara keseluruhan melambat menjadi 3,5% year-on-year dari 4,2% di bulan Mei, sementara angka inti turun menjadi 2,6%, mendekati target Federal Reserve. Perlambatan ini memperkuat ekspektasi terhadap sikap yang lebih dovish dari bank sentral, menurunkan imbal hasil obligasi AS, dan menghilangkan faktor pendukung bagi dolar. Yen Jepang menguat. Penurunan imbal hasil AS mempersempit selisih suku bunga dengan Jepang, membuat yen lebih menarik dan mendorong USD/JPY bergerak turun. Penurunan ini telah menempatkan isu intervensi mata uang di urutan belakang, karena pelemahan yen yang terlalu cepat belakangan ini diduga sempat mendorong Bank of Japan untuk masuk ke pasar.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan realisasi skenario #1 dan #2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 15 Juli. Analisis Transaksi Forex

Skenario Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini pada titik masuk sekitar 162,26 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 162,55 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 162,55, saya berniat menutup posisi beli dan langsung melakukan jual (mengantisipasi pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari titik masuk). Waktu terbaik untuk melanjutkan pembelian pasangan ini adalah saat terjadi koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut di level 162,13, dengan indikator MACD di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan memicu pembalikan naik di pasar. Kita dapat mengantisipasi kenaikan menuju level berlawanan di 162,26 dan 162,55.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 162,13 ditembus (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 161,81, tempat saya berniat menutup posisi jual dan langsung melakukan pembelian (mengantisipasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Penjual dapat kembali ke pasar kapan saja; sedikit saja isyarat dari bank sentral sudah cukup. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 162,26 saat indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan memicu pembalikan turun di pasar. Kita dapat mengantisipasi penurunan menuju level berlawanan di 162,13 dan 161,81.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 15 Juli. Analisis Transaksi Forex

Apa yang Ditampilkan pada Grafik:

  • Garis tipis hijau menunjukkan level masuk untuk membuka posisi beli pada instrumen trading;
  • Garis tebal hijau adalah level perkiraan untuk menempatkan Take Profit atau mengunci keuntungan, karena pergerakan naik kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
  • Garis tipis merah adalah level masuk untuk membuka posisi jual pada instrumen trading;
  • Garis tebal merah tebal adalah level perkiraan untuk menempatkan Take Profit atau mengunci keuntungan, karena pergerakan turun kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
  • Indikator MACD. Penting untuk mendasarkan titik masuk pasar pada zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader pemula di pasar forex harus membuat keputusan masuk dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang mendadak. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda melakukan trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal dengan baik.

Dan ingat, untuk dapat trading dengan sukses, Anda perlu memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang telah saya tunjukkan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading