logo

FX.co ★ Analisis EUR/USD – 16 Juli: Berapa Lama Lagi Euro Akan Tetap Tertekan?

Analisis EUR/USD – 16 Juli: Berapa Lama Lagi Euro Akan Tetap Tertekan?

Analisis EUR/USD – 16 Juli: Berapa Lama Lagi Euro Akan Tetap Tertekan?

Struktur Elliott Wave pada time frame 4 jam untuk EUR/USD menjadi semakin kompleks. Belum ada indikasi bahwa segmen tren bullish (grafik bawah) yang dimulai pada Januari tahun lalu telah terinvalidation. Namun, struktur gelombang dari tren tersebut kini telah beralih menjadi bentuk korektif.

Dari perspektif jangka panjang, pasar diperkirakan akan membentuk wave C, dengan titik terendahnya diharapkan bergerak di bawah titik terendah wave A. Saat ini, titik terendah wave C sudah berada di bawah titik terendah wave A, yang berarti wave C bisa selesai kapan saja. Namun, jika latar belakang fundamental tetap mendukung dolar AS, wave ini bisa berkembang menjadi struktur yang jauh lebih panjang.

Pada time frame yang lebih rendah, saya dapat mengidentifikasi struktur bearish lima gelombang klasik. Jika asumsi ini benar, pasangan ini saat ini sedang membentuk wave 4, sementara wave 3 telah berkembang menjadi struktur lima gelombang. Setelah formasi ini selesai, instrumen ini dapat mulai membentuk rangkaian gelombang bullish yang baru. Namun, menurut hitungan gelombang saat ini, wave 5 masih perlu terbentuk. Karena itu, euro berpotensi melemah menuju figur 13 (level 1,1300).

EUR/USD melemah 10 basis poin pada hari Kamis, dengan total rentang harian hanya mencapai 15 poin. Jika melihat lebih dekat pergerakan harga pasangan ini, terlihat bahwa selama hampir satu bulan, EUR/USD cenderung bergerak datar atau hanya bergerak sangat tipis.

Euro masih berada dalam proses membentuk gelombang korektif yang diasumsikan sebagai wave 4 dari C. Jika interpretasi ini benar, pasar pada akhirnya seharusnya membentuk wave 5 dari C. Namun, wave 4 ini jelas menjadi berkepanjangan. Struktur ini sudah berbentuk tiga gelombang, tetapi secara teoritis masih dapat berkembang menjadi formasi korektif yang jauh lebih besar.

Penting untuk diingat bahwa gelombang tidak menentukan pergerakan pasar. Pasarlah yang menentukan pergerakan harga, sementara analisis gelombang hanya memvisualisasikan dan menganalisis pergerakan tersebut. Karena itu, wave 4 bisa terus berkembang selama beberapa minggu lagi, tetapi juga bisa berakhir kapan saja.

Saya memperkirakan wave 5 bisa berakhir sebagai wave yang dipendekkan dan bertepatan dengan gelombang korektif pada GBP/USD, setelah itu baik euro maupun pound dapat mulai membentuk segmen tren bullish yang baru.

Data ekonomi dan peristiwa penting hari ini terbatas. Di Amerika Serikat, laporan penjualan ritel menunjukkan bahwa belanja konsumen meningkat 0,2% pada bulan Juni, sejalan dengan ekspektasi sebagian besar pelaku pasar.

Beberapa anggota FOMC juga menyampaikan pidato, dengan nada yang terlihat lebih lunak setelah laporan inflasi AS bulan Juni dan kesaksian Kevin Warsh di Kongres. Pasar futures kini memperkirakan probabilitas pengetatan kebijakan moneter sebesar 12% pada Juli dan 56% pada September. Perkiraan ini jauh lebih rendah dibandingkan pekan lalu.

Sayangnya, proyeksi dan komentar dari anggota FOMC ini memiliki signifikansi yang terbatas. Besok, situasi di Timur Tengah bisa berubah, harga minyak bisa kembali turun, inflasi bisa terus melambat, dan probabilitas pengetatan moneter hingga akhir tahun bisa kembali menurun. Sebaliknya, kondisi bisa memburuk, Yaman bisa memblokir Laut Merah, harga minyak bisa naik menuju $150 per barel, dan inflasi bisa kembali ke level dua digit. Dalam skenario tersebut, Federal Reserve bisa mengetatkan kebijakan moneter sedini Juli.

Analisis EUR/USD – 16 Juli: Berapa Lama Lagi Euro Akan Tetap Tertekan?

Kesimpulan Umum

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini masih berada dalam segmen tren bullish (grafik bawah), sementara dalam jangka pendek masih berada dalam segmen tren bearish.

Menurut pandangan saya, kondisi saat ini memberikan peluang yang cukup masuk akal untuk mulai mempertimbangkan pembentukan posisi buy, meskipun pasangan ini masih berpotensi melemah menuju level 1,1300 sebagai bagian dari wave 5 dari C. Analisis gelombang sering kali menghasilkan perkembangan yang tak terduga, sehingga saya akan mulai menyesuaikan strategi ke arah peluang pembelian potensial.

Pada time frame yang lebih tinggi, segmen tren bullish terlihat jelas, diikuti oleh perkembangan struktur gelombang korektif. Dalam jangka dekat, wave C diperkirakan akan terbentuk dengan target di sekitar 1,1352, yang bertepatan dengan level retracement Fibonacci 38,2%. Setelah koreksi A-B-C selesai, tren bullish jangka panjang yang baru dapat dimulai.

Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan mudah diinterpretasikan. Struktur yang kompleks sulit diperdagangkan dan sering mengalami perubahan.
  2. Jika tidak ada pemahaman yang jelas mengenai kondisi pasar saat ini, lebih baik berada di luar pasar.
  3. Tidak pernah dan tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pasar. Selalu ingat untuk menggunakan order Stop Loss sebagai perlindungan.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan bentuk analisis dan strategi trading lainnya.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading