logo

FX.co ★ Perdagangan futures stabil: pasar menunggu laporan laba Tesla dan Alphabet

Perdagangan futures stabil: pasar menunggu laporan laba Tesla dan Alphabet

Perdagangan futures stabil: pasar menunggu laporan laba Tesla dan Alphabet

Kontrak berjangka atas indeks saham AS bergerak datar pada Senin malam karena para investor menantikan laporan kuartalan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik terkait Iran menekan selera risiko.

Kontrak berjangka stabil setelah sesi negatif di Wall Street yang ditutup dengan pelemahan di tengah kekhawatiran eskalasi konfrontasi militer dan lonjakan tajam harga minyak. Kontrak berjangka S&P 500 nyaris tidak berubah di 7.482,50. Kontrak berjangka Nasdaq-100 juga stabil di 28.784,0, sementara kontrak berjangka Dow hanya bergerak tipis di 52.083,0.

Pasar masih mencerna penurunan besar pada minggu lalu: keraguan atas kelayakan valuasi tinggi emiten chip, yang terdorong oleh ekspektasi AI, memicu aksi jual besar-besaran di sektor tersebut dan meningkatkan kehati-hatian para investor.

Eskalasi situasi terkait Iran menambah tekanan. Komando Pusat AS menyerang Iran untuk ke-10 kalinya secara beruntun pada Senin, dan operasi diperkirakan akan meluas minggu ini. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Iran akan "membayar" kematian tentara AS — setidaknya tiga personel dilaporkan tewas dalam serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Konflik yang kembali memanas itu mendorong kenaikan harga minyak: pada Senin, harga menyentuh level tertinggi dalam lima minggu seiring transit melalui Selat Hormuz praktis terhenti, sehingga memicu kekhawatiran atas berkurangnya pasokan global dan semakin ketatnya ketersediaan.

Harga energi yang lebih tinggi juga kembali membangkitkan kekhawatiran terhadap inflasi yang persisten — faktor yang dapat mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Perdagangan futures stabil: pasar menunggu laporan laba Tesla dan Alphabet

Meskipun The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada rapat kebijakan minggu depan, pasar khawatir bahwa inflasi yang terus bertahan dapat memaksa bank sentral untuk kembali memperketat kebijakan akhir tahun ini, terutama setelah Chair Kevin Warsh menegaskan kembali komitmen The Fed terhadap target inflasi 2%.

Fokus utama minggu ini adalah musim laporan keuangan kuartal II. Tesla milik Elon Musk dan Alphabet, perusahaan induk Google, akan melaporkan kinerja kuartalan pada hari Rabu.

Tesla diperkirakan akan membukukan hasil yang lebih kuat di tengah pemulihan penjualan EV, sementara laporan Alphabet akan diawasi ketat untuk mendapatkan pembaruan terkait rencana investasinya yang besar di bidang AI.

Alphabet juga akan berada dalam sorotan setelah laporan pekan lalu yang menyebutkan bahwa perusahaan tersebut menunda peluncuran model AI Gemini 3.5 Pro.

Laporan penting lain minggu ini termasuk General Motors, Danaher, Charles Schwab, dan MSCI pada hari Selasa. Philip Morris International, Gevo, Moody's, CME Group, dan Texas Instruments akan melaporkan pada hari Rabu, dan Intel akan merilis hasil kinerja pada hari Kamis.

Para investor kini mencoba memahami bagaimana dinamika geopolitik, pergerakan harga minyak, dan kinerja laba korporasi secara bersama-sama memengaruhi profitabilitas dan valuasi di tengah ketidakpastian yang berlanjut.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading