logo

FX.co ★ Rangkuman Berita Pasar AS untuk 30 Juli 2026

Rangkuman Berita Pasar AS untuk 30 Juli 2026

Penurunan tajam pasar Korea dan lonjakan harga Brent memicu ketidakpastian menjelang keputusan The Fed.

Rangkuman Berita Pasar AS untuk 30 Juli 2026

Kemarin, pasar ditutup beragam: S&P 500 naik 0,21%, Nasdaq 100 turun 0,22%, dan Dow Jones menguat 1,03%. Hari ini, tekanan jual di Asia makin tajam: KOSPI Korea Selatan anjlok 6,5% setelah sempat turun hingga 13% dalam sesi intraday; saham SK Hynix merosot sekitar 10% meskipun laba kuartalannya melonjak 557% secara tahunan, sementara Samsung turun 6,6%. Aksi jual tersebut menyeret MSCI Asia Pacific turun sekitar 1%, dan sektor teknologi AS membukukan sesi penurunan kelima berturut-turut, menjadi rangkaian penurunan terpanjang sepanjang tahun ini.

Bursa Eropa diperkirakan akan dibuka sedikit lebih rendah di tengah musim laporan laba bank, sementara pelaku pasar dibuat gelisah oleh kenaikan tajam harga Brent sebesar 3,5% hingga menembus di atas $87/bbl setelah sebelumnya terkoreksi selama tiga hari. Pergerakan ini terjadi setelah laporan tentang serangan Iran yang digagalkan dan serangan balasan AS. Meningkatnya risiko di sekitar Selat Hormuz memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan tekanan inflasi menjelang keputusan The Fed, menambah lapisan ketidakpastian baru dan mempercepat arus keluar dari saham-saham teknologi. Ikuti tautan untuk detail lebih lanjut.

AS gempur target Iran setelah serangan malam hari IRGC

Rangkuman Berita Pasar AS untuk 30 Juli 2026

Pasukan AS melancarkan serangan terhadap target-target Iran sebagai respons atas serangan roket malam hari yang dilakukan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps terhadap sebuah pangkalan AS dan pos komando CENTCOM di Yordania. Pertahanan udara Yordania menembak jatuh lima rudal, menurut CENTCOM, dan Pentagon mengerahkan kampanye udara intensif yang menurut laporan The Wall Street Journal bisa berlangsung hingga dua minggu, dengan skala eskalasi pada akhirnya menjadi keputusan Gedung Putih.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan meminta agar eskalasi dihindari, tetapi Washington tetap melakukan serangan balasan dengan keras untuk menghukum Teheran sambil tetap menjaga jalur diplomasi tetap terbuka. Secara terpisah, AS dan Arab Saudi melakukan operasi gabungan terhadap milisi yang didukung Iran di Irak — sebuah operasi yang, menurut Trump, sepenuhnya dikoordinasikan dengan Baghdad. Ikuti tautan untuk detail lebih lanjut.

Microsoft mendorong penguatan awal saham berjangka, tetapi geopolitik dan The Fed membatasi kenaikan

Rangkuman Berita Pasar AS untuk 30 Juli 2026

Kontrak berjangka indeks AS sempat menguat setelah laporan kinerja kuartalan yang kuat dari Microsoft, namun dengan cepat kembali melemah di tengah memanasnya ketegangan AS–Iran dan sinyal hawkish dari The Fed. Menjelang pembukaan, S&P 500 naik sekitar 0,1%, Nasdaq sekitar 0,4%, sementara Dow nyaris tidak bergerak. Kecemasan tambahan muncul akibat penurunan tajam saham Meta dan volatilitas akhir pekan di Asia (KOSPI), sehingga membentuk sesi perdagangan yang hati-hati dan cenderung campuran di Wall Street.

Pendorong utama optimisme awal tersebut adalah Microsoft. Saham perseroan melonjak hampir 9% dalam perdagangan setelah jam bursa setelah membukukan kinerja kuartalan yang kuat, didorong oleh pertumbuhan Azure dan permintaan untuk solusi AI, dan perusahaan juga menaikkan proyeksi pendapatan serta panduan bisnis cloud. Microsoft juga memangkas panduan belanja modal tahun buku 2026 dari $190 miliar menjadi $175 miliar, dan belanja modal kuartal pertama sedikit di bawah ekspektasi (~$50 miliar) — nada yang dipandang positif oleh investor mengingat kekhawatiran terkait besarnya pengeluaran untuk AI. Ikuti tautan untuk detail lebih lanjut.

Emas tertekan setelah pernyataan ketua The Fed dan meningkatnya risiko geopolitik

Rangkuman Berita Pasar AS untuk 30 Juli 2026

Harga emas terkoreksi setelah pasar mencerna pesan Ketua Fed Kevin Warsh: jeda dalam kenaikan suku bunga sempat memberi dorongan singkat pada logam mulia, namun penegasannya kembali terhadap komitmen untuk mengembalikan inflasi ke level 2%, bersama dengan penguatan dolar dan rebound imbal hasil Treasury, memicu tekanan jual yang baru. XAU/USD melemah sekitar 0,4% ke $4.049,99 dari puncak mingguan di $4.100,42. Kontrak berjangka emas (gold futures) ditutup di kisaran $4.047,20 (+0,3%) dan perak (silver) sekitar $57,32 (?0,6%).

Pada saat yang sama, meningkatnya risiko geopolitik — serangan baru AS terhadap Iran dan ancaman Washington akan aksi lanjutan — menambah ketidakpastian menjelang rilis data inflasi utama AS dan keputusan dari bank sentral lain. Faktor-faktor ini, dikombinasikan dengan ekspektasi pasar, membatasi penguatan logam mulia dan membuat pergerakan harga jangka pendek menjadi lebih volatil. Ikuti tautan untuk detail lebih lanjut.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading