logo

FX.co ★ XAU/USD – Analisis dan Proyeksi Harga: Turunnya Harga Minyak Mengurangi Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga The Fed, Menopang Emas

XAU/USD – Analisis dan Proyeksi Harga: Turunnya Harga Minyak Mengurangi Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga The Fed, Menopang Emas

XAU/USD – Analisis dan Proyeksi Harga: Turunnya Harga Minyak Mengurangi Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga The Fed, Menopang Emas

Emas (XAU/USD) masih berada dalam fase konsolidasi sideways, bertahan di atas level $4.050. Pemulihan signifikan dolar AS dari level terendah 17 Juni tetap menjadi faktor utama yang membatasi potensi kenaikan logam mulia ini. Pada saat yang sama, memudaranya harapan akan penyelesaian damai konflik antara Amerika Serikat dan Iran, disertai merosotnya ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve (Fed), dapat membatasi tambahan penguatan dolar AS, yang pada gilirannya membantu meredam tekanan jual terhadap emas.

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana aksi militer terhadap Iran, dengan menyatakan bahwa kerangka kesepakatan nuklir telah tercapai dan Selat Hormuz telah dibuka kembali sepenuhnya. Ia juga mengindikasikan bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran akan dilanjutkan pada hari Senin, sehingga memupuk optimisme mengenai kemungkinan penyelesaian diplomatik atas konflik berkepanjangan tersebut. Selain itu, keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi minyak pada bulan September memicu penurunan tajam harga minyak, meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi kemungkinan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif oleh Fed, sehingga menciptakan kondisi bagi stabilisasi harga emas.

XAU/USD – Analisis dan Proyeksi Harga: Turunnya Harga Minyak Mengurangi Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga The Fed, Menopang Emas

Kendati demikian, para trader tetap enggan membuka posisi bearish baru terhadap dolar AS dan memilih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait krisis di Timur Tengah. Pelaku pasar terus memusatkan perhatian pada potensi perkembangan geopolitik yang dapat memicu volatilitas di pasar keuangan dan meningkatkan permintaan terhadap dolar AS.

Para investor juga menantikan rilis data makroekonomi utama AS pada awal bulan depan, yang berpotensi memberikan arah baru bagi pasar. Pekan tersebut akan dibuka dengan rilis ISM Manufacturing PMI pada hari Senin, sementara laporan U.S. Nonfarm Payrolls (NFP) yang sangat diperhatikan dijadwalkan terbit pada hari Jumat.

Dari perspektif teknikal, emas masih bergerak dalam kisaran sideways. Level resistance terdekat berada di sekitar $4.100, sementara support kunci berada di level psikologis $4.000. Oscillator teknikal tetap berada di wilayah negatif, mengonfirmasi bahwa momentum bearish masih mendominasi pasar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading