logo

FX.co ★ Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 12 Agustus

Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 12 Agustus

Volatilitas kembali menurun, memaksa para trader untuk tetap berada di luar pasar. Sementara itu, euro melanjutkan koreksinya terhadap dolar, sedangkan pound bertahan pada posisinya.

Dengan latar belakang tidak adanya data fundamental penting dari AS dan pernyataan dari perwakilan Federal Reserve, para trader memilih untuk menunggu. Laporan penjualan rumah yang sudah ada di AS nyaris tidak mendapat perhatian. Data menunjukkan penurunan 1,7% pada bulan Juli, meskipun sejak awal tahun pasar masih mencatat kenaikan sebesar 2,4%. Penjualan di pasar sekunder mencerminkan aktivitas di segmen yang sensitif terhadap suku bunga dan secara tidak langsung mengindikasikan kondisi konsumen; namun indikator ini sendiri hanya menjadi perhatian tingkat kedua. Karena data tersebut hampir sama dengan ekspektasi para ekonom, volatilitas pasar tetap rendah. Bagi euro dan pound, latar yang netral seperti ini berarti tekanan signifikan juga minim. Dengan data yang berada dalam kisaran prediksi, dolar tidak memperoleh pemicu baru untuk bergerak, dan kedua mata uang Eropa tersebut tetap lebih banyak bergerak mengikuti pengaruh eksternal.

Pada paruh pertama sesi hari ini, data final indeks harga konsumen dari Italia dan Jerman akan menjadi fokus terkait mata uang tunggal. Indeks harga konsumen mencerminkan laju inflasi. Indikator ini berdampak langsung pada ekspektasi terhadap kebijakan Bank Sentral Eropa karena semakin berkelanjutan tekanan harga, semakin kuat pula argumen untuk mempertahankan sikap ketat bank sentral. Namun, yang dibahas adalah nilai yang sudah direvisi, sehingga pertanyaan kuncinya adalah apakah data ini sesuai dengan estimasi awal yang telah dipublikasikan sebelumnya. Jika data tersebut mengonfirmasi angka awal, kecil kemungkinan ada perubahan besar dalam keseimbangan kekuatan pasar. Tanpa adanya kejutan, euro tidak akan mendapatkan dorongan baru, dan pasangan EUR/USD kemungkinan akan tetap bergerak sejalan dengan latar eksternal, dengan fokus pada perilaku dolar. Hanya revisi inflasi yang tak terduga dibandingkan nilai awal yang berpotensi menggerakkan euro secara signifikan selama sesi Eropa.

Untuk pound, tidak adanya rilis data dari Inggris pada paruh pertama hari ini kembali membuatnya tanpa patokan domestik. Tanpa angka terbaru mengenai inflasi, ketenagakerjaan, atau aktivitas bisnis, para trader tidak memiliki dasar yang jelas untuk mengambil posisi, sementara indikator-indikator ini yang biasanya membentuk ekspektasi terhadap suku bunga Bank of England dan mengarahkan pergerakan mata uang Inggris. Ketika tidak ada data seperti itu, pound menjadi bergantung pada faktor eksternal dan terutama ditentukan oleh sentimen seputar dolar.

Namun, dalam kondisi pasar yang tenang, pihak pembeli pound masih memiliki peluang besar untuk melanjutkan pasar bullish. Tidak adanya katalis internal justru memudahkan pasangan GBP/USD untuk mempertahankan tren naik dan memperkuat kenaikan terbaru.

Jika data sejalan dengan ekspektasi para ekonom, lebih baik bertransaksi berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data ternyata jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah daripada prediksi para ekonom, strategi yang paling tepat adalah menggunakan Momentum.

Strategi Momentum (untuk breakout):

Untuk pasangan EUR/USD

Pembelian saat breakout 1,1549 dapat mendorong kenaikan euro menuju area 1,1579 dan 1,1624;

Penjualan saat breakout 1,1519 dapat mendorong penurunan euro menuju area 1,1502 dan 1,1482;

Untuk pasangan GBP/USD

Pembelian saat breakout 1,3527 dapat mendorong kenaikan pound menuju area 1,3554 dan 1,3581;

Penjualan saat breakout 1,3492 dapat mendorong penurunan pound menuju area 1,3465 dan 1,3435;

Untuk pasangan USD/JPY

Pembelian saat breakout 159,60 dapat mendorong kenaikan dolar menuju area 159,83 dan 160,02;

Penjualan saat breakout 159,39 dapat memicu tekanan jual pada dolar menuju area 159,13 dan 158,83;

Strategi Mean Reversion (untuk reversal):

Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 12 Agustus

Untuk pasangan EUR/USD

Posisi jual akan dipertimbangkan setelah kegagalan upaya untuk menembus ke atas 1,1550, ketika harga kembali turun di bawah level ini;

Posisi beli akan dipertimbangkan setelah kegagalan upaya untuk menembus ke bawah 1,1528, ketika harga kembali ke level ini;

Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 12 Agustus

Untuk pasangan GBP/USD

Posisi jual akan dipertimbangkan setelah kegagalan upaya untuk menembus ke atas 1,3517 ketika harga kembali turun di bawah level ini;

Posisi beli akan dipertimbangkan setelah kegagalan upaya untuk menembus ke bawah 1,3486 ketika harga kembali naik ke level ini;

Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 12 Agustus

Untuk pasangan AUD/USD

Posisi jual akan dipertimbangkan setelah kegagalan upaya untuk menembus ke atas 0,7075 ketika harga kembali bergerak di bawah level ini;

Posisi beli akan dipertimbangkan setelah kegagalan upaya untuk menembus ke bawah 0,7045 ketika harga kembali ke level ini;

Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 12 Agustus

Untuk pasangan USD/CAD

Posisi jual akan dicari setelah kegagalan upaya untuk menembus ke atas 1,3940 ketika harga kembali turun di bawah level ini;

Posisi beli akan dicari setelah kegagalan upaya untuk menembus ke bawah 1,3914 ketika harga kembali ke level ini;

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading