
Pasangan mata uang EUR/USD tidak menunjukkan pergerakan menarik pada hari Kamis. Sekali lagi, latar belakang makroekonomi dan fundamental praktis tidak ada, dan pasar tampaknya menutup mata terhadap segala sesuatu yang terjadi di dunia, dan justru berfokus pada hari Jumat. Perlu diingat bahwa hari ini di AS akan dirilis data Non-Farm Payroll tahunan yang telah direvisi. Untuk memahami pentingnya laporan ini, kita perlu menelusuri alasan mengapa laporan bulanan direvisi dan logika di baliknya.
Bukan rahasia bahwa laporan ADP mengenai perubahan pekerjaan di sektor swasta tidak akurat. Laporan ini tidak mencakup sejumlah sektor dalam perekonomian, sehingga data ketenagakerjaan yang dihasilkan pun kurang tepat. Karena itu, pasar biasanya mengabaikan laporan ini dan lebih memilih menarik kesimpulan dari Non-Farm Payrolls. Namun, masalahnya adalah Non-Farm Payrolls sendiri bukan indikator paling akurat mengenai kondisi pasar tenaga kerja. Laporan ini hanya mengumpulkan data perekrutan karyawan, tetapi tidak memperhitungkan pemutusan hubungan kerja atau, misalnya, keputusan untuk tidak melanjutkan hubungan kerja.
Misalnya, bulan ini 100.000 pekerja direkrut. Namun, berapa banyak dari mereka yang benar-benar bekerja setidaknya satu bulan? Berapa banyak yang lolos masa percobaan dan memperoleh tawaran atau kontrak jangka panjang? Berapa banyak yang membatalkan niat bekerja pada detik-detik terakhir? Singkatnya, Non-Farm Payrolls hanya menangkap data perekrutan awal, sementara perkembangan selanjutnya antara pemberi kerja dan pekerja diabaikan. Inilah alasan mengapa, bahkan dalam laporan bulanan, angka-angkanya terus direvisi dan, sebagai aturan, direvisi turun. Pada kenyataannya, jumlah orang yang benar-benar direkrut dan berhasil bekerja dalam jangka panjang lebih sedikit dibandingkan jumlah mereka yang sekadar lolos wawancara.
Revisi tahunan Non-Farm Payrolls dianggap sebagai indikator paling akurat, karena didasarkan pada data perpajakan. Secara sederhana, jumlah pajak yang dibayarkan perusahaan untuk karyawannya dalam periode tertentu mencerminkan angka riil pekerja yang dipekerjakan. Dan, seperti telah disebutkan, angka ini umumnya lebih rendah daripada jumlah tawaran kerja yang diberikan, kontrak yang ditandatangani, atau perekrutan yang dilaporkan.
Dengan demikian, ada kemungkinan besar bahwa angka riil Non-Farm Payrolls akan lebih rendah dibandingkan angka kumulatif 12 bulan terakhir yang diperoleh dari laporan bulanan standar. Jika demikian, dolar AS berisiko kembali berada di bawah tekanan yang signifikan. Laporan Non-Farm Payrolls belakangan ini memang sudah tidak mampu mengesankan pasar. Selama empat bulan berturut-turut, angkanya terus menurun, hingga berada di bawah "garis air". Jika jumlah aktual warga Amerika yang bekerja ternyata bahkan lebih rendah (yang cukup mungkin terjadi), hal itu akan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja bukan sekadar melambat, tetapi kembali "koma", seperti tahun lalu. Dalam kondisi seperti ini, pemikiran apa pun tentang pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve bisa dilupakan, hampir tanpa memedulikan inflasi. Dolar akan melemah dalam kondisi Non-Farm Payrolls yang lemah, dan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed akan turun nyaris ke nol.
Rata-rata volatilitas pasangan mata uang EUR/USD selama 5 hari trading terakhir per 28 Agustus adalah 33 pip dan dikategorikan sebagai "rendah". Kami memperkirakan pergerakan pasangan ini pada hari Jumat berada di kisaran 1,1617 hingga 1,1683. Saluran regresi linear bagian atas mengarah turun, yang mengindikasikan kelanjutan tren bearish; namun demikian, tren sebenarnya sudah berbalik. Indikator CCI kembali memasuki area overbought, mengisyaratkan koreksi turun baru, yang saat ini memang sedang berlangsung.
Level Support Terdekat:
S1 – 1,1597
S2 – 1,1536
S3 – 1,1475
Level Resistance Terdekat:
R1 – 1,1658
R2 – 1,1719
R3 – 1,1780
Rekomendasi Trading:
Pasangan EUR/USD masih menunjukkan tren naik pada kerangka 4 jam, yang dapat mengindikasikan dimulainya fase baru dalam tren naik jangka panjang pada timeframe yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, latar belakang fundamental untuk dolar tetap negatif; namun pada 2026, faktor geopolitik yang kemudian diikuti oleh sikap "hawkish" The Fed memberikan dukungan kuat bagi mata uang Amerika. Saat ini, faktor-faktor tersebut tidak lagi menopang dolar.
Jika harga berada di bawah rata-rata pergerakan, posisi jual dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pergerakan korektif, dengan target di 1,1617 dan 1,1597. Posisi beli tetap relevan jika harga berada di atas rata-rata pergerakan, dengan target di 1,1683 dan 1,1719.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Saluran regresi linear membantu menentukan tren yang sedang berlangsung. Jika keduanya menuju ke arah yang sama, tren tersebut kuat.
- Garis rara-rata pergerakan (pengaturan: 20, 0, diperhalus) mendefinisikan tren jangka pendek dan arah utama yang sebaiknya diikuti dalam aktivitas trading saat ini.
- Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi.
- Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang kemungkinan besar akan menjadi area pergerakan pasangan ini pada hari berikutnya, berdasarkan ukuran volatilitas saat ini.
- Indikator CCI—ketika memasuki area overbought (di atas +250) atau area oversold (di bawah -250) mengindikasikan bahwa pembalikan tren ke arah berlawanan kemungkinan sudah mendekat.
