logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 28 Agustus (Sesi AS)

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 28 Agustus (Sesi AS)

Tinjauan Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Uji harga di 159,60 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut.

Pada paruh kedua hari ini, pasar menantikan rilis University of Michigan Consumer Sentiment Index dan ekspektasi inflasi, sementara acara utama akan menjadi pidato Ketua Fed Kevin Warsh di Jackson Hole. Ekspektasi inflasi penting karena Fed menjadikannya salah satu acuan dalam menilai tekanan harga ke depan, namun retorika Warsh yang akan menentukan arah pergerakan dolar melalui ekspektasi suku bunga dan imbal hasil U.S. Treasury. Hasil pidato tersebut sangat relevan bagi yen, karena mata uang ini sangat sensitif terhadap kebijakan Fed mengingat pendekatan Bank of Japan yang jauh lebih berhati-hati. Nada hawkish dari Warsh dapat mendorong USD/JPY lebih tinggi, memperlebar jarak antara pendekatan kedua bank sentral, sementara pesan yang tenang akan melemahkan dolar dan memberi peluang bagi yen untuk kembali menguat. Kemungkinan intervensi juga perlu diperhitungkan, karena Bank of Japan berulang kali turun tangan di pasar untuk menopang mata uang nasional ketika melemah tajam. Oleh karena itu, jika komentar hawkish Warsh menyebabkan USD/JPY naik terlalu cepat, potensi intervensi oleh otoritas Jepang bisa kembali menjadi fokus utama pasar, sedangkan nada dovish dari Ketua Fed justru akan meredakan tekanan tersebut dan mendukung penguatan yen.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan Skenario #1 dan #2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 28 Agustus (Sesi AS)

Sinyal Beli

Skenario #1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY ketika titik entri tercapai di sekitar 159,79 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 160,28 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 160,28, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, menargetkan pergerakan 30–35 poin berlawanan arah dari level tersebut. Kenaikan pasangan ini bisa diharapkan hari ini, tetapi potensi kenaikannya relatif terbatas. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari garis tersebut.

Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana membeli USD/JPY jika harga menguji level 159,56 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan dapat memicu pembalikan pasar ke arah atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 159,79 dan 160,28 bisa diharapkan.

Sinyal Jual

Skenario #1: Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah harga menembus ke bawah 159,56 (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 158,93, di mana saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, menargetkan pergerakan 20–25 poin berlawanan arah dari level tersebut. Tekanan turun pada pasangan ini akan kembali jika bank sentral melakukan intervensi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari garis tersebut.

Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana menjual USD/JPY jika harga menguji level 159,79 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan dapat memicu pembalikan pasar ke arah bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 159,56 dan 158,93 bisa diharapkan.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 28 Agustus (Sesi AS)

Apa yang Ditampilkan di Grafik:

  • Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli;
  • Garis hijau tebal – harga ekspektasi di mana Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diambil secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
  • Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual;
  • Garis merah tebal – harga ekspektasi di mana Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diambil secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
  • Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting. Trader Forex pemula harus membuat keputusan entri dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya menjauh dari pasar untuk menghindari terseret oleh fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat kehilangan seluruh saldo akun dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen keuangan yang tepat dan membuka posisi dengan volume besar.

Dan ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang ditampilkan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini merupakan strategi yang pada dasarnya merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading