logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 2 September (Sesi AS)

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 2 September (Sesi AS)

Analisis Transaksi dan Rekomendasi Trading untuk Yen Jepang

Pengujian level harga 159,53 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak turun cukup jauh dari garis nol, sehingga membatasi potensi penurunan pasangan tersebut. Pengujian kedua pada level 159,53 memicu penerapan Skenario No. 2 untuk pembelian dolar, yang menghasilkan kenaikan lebih dari 30 poin.

Pasar merespons pernyataan Ueda dan kemudian kembali ke arah sebelumnya. Ke depannya, kami menantikan laporan ketenagakerjaan ADP bulan Agustus, perubahan pesanan pabrik, dan publikasi Beige Book The Fed. Laporan ADP memberikan indikasi awal kondisi pasar tenaga kerja, dan penyimpangannya dari prediksi akan menentukan arah pergerakan dolar melalui ekspektasi suku bunga dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Pesanan pabrik dan penilaian ekonomi regional akan memberikan informasi tambahan mengenai kondisi perekonomian. Bagi yen, hasil laporan pasar tenaga kerja sangat relevan karena mata uang ini sangat sensitif terhadap kebijakan Fed. Data yang kuat dapat mendorong USD/JPY lebih tinggi. Namun, penting juga untuk tetap memperhitungkan faktor intervensi dan rencana kenaikan suku bunga yang dibahas hari ini oleh Gubernur Bank of Japan.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 2 September (Sesi AS)

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk membeli USD/JPY ketika titik masuk tercapai di sekitar 160,00 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan hingga level 160,35 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 160,35, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, menargetkan pergerakan 30–35 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Kenaikan USD/JPY hari ini masih mungkin terjadi, tetapi potensi naiknya cenderung terbatas. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru saja mulai naik dari garis tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk membeli USD/JPY hari ini jika harga menguji level 159,79 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan USD/JPY dan mendorong pembalikan arah pasar ke atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 160,00 dan 160,35 dapat diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk menjual USD/JPY setelah level 159,79 tertembus (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di level 159,55, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan target pergerakan 20–25 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Tekanan terhadap USD/JPY akan kembali hari ini jika bank sentral melakukan intervensi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru saja mulai turun dari garis tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika harga menguji level 160,00 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Hal ini akan membatasi potensi kenaikan USD/JPY dan mendorong pembalikan arah pasar ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 159,79 dan 159,55 dapat diantisipasi.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 2 September (Sesi AS)

Apa yang Ditampilkan pada Grafik:

  • Garis tipis hijau – level masuk tempat instrumen trading dapat dibeli;
  • Garis tebal hijau – perkiraan harga tempat order Take Profit dapat diettapkan atau keuntungan dapat dikunci secara manual karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
  • Garis tipis merah – level masuk tempat instrumen trading dapat dijual;
  • Garis tebal merah – perkiraan harga tempat order Take Profit dapat diettapkan atau keuntungan dapat dikunci secara manual karena penuruann kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
  • Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan area overbought dan oversold.

Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk pasar. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tidak masuk pasar guna menghindari risiko fluktuasi tajam nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk trading saat berita dirilis, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda mungkin kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal yang tepat.

Dan ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading