
Perhitungan gelombang pada grafik empat jam untuk EUR/USD menjadi semakin kompleks. Masih belum ada alasan untuk membatalkan segmen tren naik (grafik bawah) yang dimulai pada Januari tahun lalu. Sebaliknya, kami telah melihat struktur korektif A-B-C lengkap, yang sangat mungkin sudah berakhir. Kami tidak pernah melihat gelombang 5 yang meyakinkan di dalam gelombang C. Gelombang ini menunjukkan bentuk terpotong, yang juga sesekali terjadi. Perlu diingat bahwa struktur gelombang klasik umumnya hanya ditemukan di buku teks. Dalam trading nyata,para trader dan analis harus lebih fleksibel dalam analisis mereka.
Sayangnya, perhitungan gelombang saat ini berpotensi kembali menjadi lebih kompleks. Gelombang C mungkin menunjukkan bentuk tiga gelombang, gelombang berikutnya akan diidentifikasi sebagai gelombang D, dan seluruh segmen tren yang dimulai pada 27 Januari akan menunjukkan bentuk korektif lima gelombang A-B-C-D-E. Jika asumsi ini benar, gelombang D akan berbentuk tiga gelombang, dan pada 21 Agustus, EUR/USD memasuki fase pembentukan gelombang E, yang titik terendahnya seharusnya berada di bawah titik terendah gelombang C di 1,1325. Namun, pada saat yang sama, skenario ini bersifat alternatif. Berdasarkan latar belakang fundamental, saya lebih cenderung mengantisipasi terbentuknya gelombang naik global.
Pasangan EUR/USD naik 40 basis poin pada hari Kamis, memunculkan serangkaian pertanyaan baru. Sejak awal minggu, setidaknya lima laporan penting dan menonjol telah dirilis di Amerika Serikat dan Uni Eropa, tetapi laporan-laporan tersebut memicu reaksi pasar yang sama sekali berbeda daripada yang mungkin diantisipasi. Inflasi harga konsumen Eropa naik menjadi 3,3%, meningkatkan peluang pengetatan kebijakan moneter ECB dan seharusnya mendukung euro. PMI manufaktur AS turun menjadi 54,6, yang seharusnya mendukung euro. Angka laporan JOLTS AS mengenai lowongan pekerjaan di bawah ekspektasi pasar, yang seharusnya mendukung euro. Laporan ADP mengenai perubahan pekerjaan di sektor swasta juga di bawah prediksi, yang seharusnya mendukung euro. Selama tiga hari pertama minggu ini, praktis setiap laporan seharusnya mendukung euro. Namun, permintaan terhadap dolar AS justru meningkat pada ketiga hari tersebut. Tidak signifikan, tetapi tetap meningkat.
Hari ini, Amerika Serikat merilis PMI jasa, yang angkanya di atas ekspektasi pasar. Dan hal itu justru menyebabkan dolar melemah. Lebih tepatnya, permintaan terhadap mata uang AS menurun sepanjang sebagian besar hari, sementara indeks ISM tidak memberikan dampak. Berdasarkan semua hal yang telah disebutkan di atas, kesimpulan apa yang dapat diambil? Pasar tidak tertarik pada data ekonomi sekunder dan sepenuhnya berfokus pada rilis payrolls dan angka pengangguran besok, serta kebijakan Fed, dengan ekspektasi perubahan praktis setiap harinya. Saat ini, pasar sekali lagi tidak percaya pada pengetatan kebijakan moneter, sehingga permintaan terhadap mata uang AS dapat terus menurun.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini masih berada dalam segmen tren naik lokal sebagai bagian dari gelombang pertama dari tren naik global yang baru. Harus diakui bahwa segmen tren yang dimulai pada Januari tahun ini mungkin menunjukkan bentuk A-B-C-D-E. Jika asumsi ini benar, penurunan harga akan berlanjut menuju target di bawah titik terendah gelombang C di 1.1325. Namun, saya menganggap ini sebagai skenario alternatif. Saya yakin bahwa pembentukan segmen tren naik yang baru dimulai pada bulan Juni, yang akan menyebabkan euro kembali menuju level 20.
Pada timeframe yang lebih panjang, terlihat segmen tren naik yang kemudian diikuti oleh pembentukan struktur korektif A-B-C. Struktur ini mungkin menunjukkan bentuk lima gelombang, tetapi saat ini saya menganggapnya sudah selesai. Jika demikian, segmen tren naik impulsif yang baru telah mulai terbentuk.
Prinsip Utama Analisis Saya:
- Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang kompleks sulit untuk diperdagangkan dan sering mengalami perubahan.
- Jika tidak ada kepastian atas apa yang sedang terjadi di pasar, sebaiknya jangan masuk.
- Tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan pasar. Jangan lupa menggunakan order Stop Loss sebagai perlindungan.
- Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.

