Analisis Grafik 5M EUR/USD

Pasangan EUR/USD sekali lagi memiliki peluang kuat untuk melanjutkan penurunan pada hari Jumat, tetapi euro berhasil menghindari skenario tersebut. Sekadar mengingatkan, sepanjang tiga hari pertama minggu lalu, data makroekonomi lebih mendukung euro, tetapi dolar justru naik selama periode itu — perlahan dan moderat. Pada hari Kamis dan Jumat, AS merilis indeks layanan ISM yang kuat, Nonfarm Payrolls tiga kali lebih tinggi daripada prediksi, dan tingkat pengangguran yang netral. Dan semua yang mampu dicapai dolar dalam dua hari itu hanya penurunan sekitar 20 pip. Bagaimana mungkin dengan dukungan sekuat itu dolar gagal menguat? Kami menilai pasar secara faktual sudah beradaptasi untuk menjual mata uang AS, dan keyakinan terhadap pengetatan kebijakan Federal Reserve sudah menguap. Sepanjang 2026, kami berulang kali menekankan hal yang sama: dolar hanya memiliki satu faktor pendukung — geopolitik. Faktor itu memiliki masa berlaku yang sudah lama lewat. Pasar tidak dapat terus membeli mata uang AS selama bertahun-tahun hanya karena konflik di Timur Tengah terus berlanjut. Arus keluar modal sudah terbentuk; tidak ada lagi yang dapat menjadi sandaran bagi dolar.
Secara teknikal, pasangan ini telah menyelesaikan tren menurun, yang terlihat dari breakout garis tren. Namun, Senkou Span B belum tertembus, sehingga secara teori kenaikan dolar masih dapat berlanjut. Minggu ini, arah pergerakan dolar akan bergantung pada laporan inflasi yang juga akan dirilis pada hari Jumat. Jadi, untuk minggu ketiga berturut-turut, nasib dolar akan ditentukan pada hari Jumat.
Pada timeframe lima menit di hari Jumat, hanya terbentuk satu sinyal trading. Setelah rilis laporan Nonfarm, harga jatuh sekitar 50 pip, sehingga sempat menguji area Kijun-sen 1,1585. Pantulan dari area ini membuka peluang dimulainya fase kenaikan baru minggu ini, kecuali jika laporan inflasi AS mengindikasikan percepatan.
Laporan COT
COT terbaru bertanggal 1 September. Pada timeframe mingguan terlihat jelas bahwa posisi bersih trader nonkomersial berbalik menjadi bearish dan turun tajam pada 2026 akibat peristiwa geopolitik. Dalam enam bulan terakhir, para trader telah memangkas eksposur euro demi dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi untuk sementara waktu dolar berperan sebagai "mata uang cadangan".
Namun, kami masih belum melihat faktor fundamental untuk penguatan dolar lebih lanjut. Perang di Timur Tengah membuat dolar sementara menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor itu mereda, segalanya akan kembali normal — dan masa kedaluwarsanya mungkin sudah terjadi. Dalam jangka panjang, euro mungkin turun ke 1,08 (garis tren), tetapi tren naik tetap relevan. Setelah beberapa bulan terakhir dolar menguat, pasangan ini bahkan belum mendekati garis tren tersebut.
Garis COT merah dan biru menunjukkan prediksi paritas antara bulls dan bears. Selama minggu pelaporan terakhir, posisi long nonkomersial naik 4.500 sementara posisi short turun 6.900. Dengan demikian, posisi bersih meningkat 11.400 kontrak dalam seminggu.
Analisis Grafik 1 Jam EUR/USD

Pada timeframe per jam, EUR/USD berpotensi memulai tren naik yang baru. Situasi di Timur Tengah masih tegang dan belum membaik, tetapi faktor ini saja belum cukup untuk memicu rally dolar yang kuat. Komentar Kevin Warsh dan data tahunan Nonfarms mendukung dolar, tetapi kami belum melihat alasan kuat untuk optimistis terhadap mata uang AS. Breakout ke atas Senkou Span B akan membuka ruang kenaikan bagi euro.
Untuk 7 September, kami menyoroti level-level trading berikut — 1,1234, 1,1274, 1,1362–1,1368, 1,1461–1,1473, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1665, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1645) dan Kijun-sen (1,1604). Garis-garis Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat mengambil sinyal. Pindahkan Stop Loss ke titik impas jika harga bergerak 15 pip ke arah yang menguntungkan untuk melindungi posisi dari sinyal palsu.
Pada hari Senin, Uni Eropa akan merilis estimasi ketiga PDB kuartal II, dan Jerman akan merilis data produksi industri. Kami menganggap keduanya sebagai rilis sekunder dan tidak memperkirakan reaksi pasar yang besar. Volatilitas kemungkinan kembali akan rendah.
Rekomendasi trading:
Hari ini para trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target di 1,1536–1,1542 jika harga bertahan di bawah garis Kijun-sen. Pantulan dari area 1,1585–1,1604 membuka peluang untuk membuka posisi beli dengan target di 1,1645 dan 1,1657–1,1665.
Penjelasan ilustrasi:
- Level support dan resistance harga — garis tebal merah tempat pergerakan harga berpotensi berakhir. Garis ini bukan sumber sinyal trading.
- Kijun-sen dan Senkou Span B — garis Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe empat jam. Ini adalah garis yang kuat.
- Level ekstrem — garis tipis merah, tempat harga sebelumnya memantul; level ini merupakan sumber sinyal trading.
- Garis kuning — garis tren, channel, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT — ukuran posisi bersih untuk setiap kategori trader.
