logo

FX.co ★ Gambaran Umum GBP/USD. 21 September. Apakah Pasar Sudah Puas dengan Dolar?

Gambaran Umum GBP/USD. 21 September. Apakah Pasar Sudah Puas dengan Dolar?

Gambaran Umum GBP/USD. 21 September. Apakah Pasar Sudah Puas dengan Dolar?

Pada hari Jumat, pasangan GBP/USD kembali mencoba memulai koreksi naik setelah hampir sebulan mengalami penurunan. Sebenarnya, bukan hanya koreksi, tetapi juga potensi tren naik baru yang mulai terbentuk karena dolar AS sekali lagi mampu menguat secara signifikan didukung oleh latar fundamental yang tidak sepenuhnya membenarkan rally yang begitu kuat dan berkelanjutan. Namun, pasar tidak mengikuti logika — pasar mengikuti arus — jadi ini yang terjadi.

Minggu ini data makro dan peristiwa fundamental kemungkinan tidak akan menjadi fokus utama para trader. Ketiga rapat bank sentral sudah berlangsung, dan pasar telah menerima informasi yang cukup lengkap mengenai kemungkinan tindakan pembuat kebijakan dalam jangka pendek; data makro yang akan benar-benar memengaruhi kebijakan bank sentral baru akan dirilis kemudian. Minggu ini, data yang paling menonjol adalah indeks aktivitas ushaa PMI untuk bulan September di Inggris, zona euro dan Jerman, serta laporan pesanan barang tahan lama AS. Mengingat volatilitas telah turun ke level yang sangat rendah dalam beberapa bulan terakhir, tidak perlu memperkirakan pergerakan tren besar; koreksi naik justru lebih mungkin terjadi.

Tentu saja, sebuah "angsa hitam" baru dapat muncul kapan saja. Misalnya, spekulasi semakin meningkat bahwa Donald Trump mungkin akan kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Teheran telah mengirimkan ke Washington serangkaian persyaratan baru untuk mengakhiri konflik — persyaratan yang kecil kemungkinan akan diterima Trump. Sementara banyak analis memperkirakan Trump akan melunakkan sikapnya terhadap Iran menjelang pemilu paruh waktu, kami menilai posisinya kemungkinan akan tetap tidak dapat dikompromikan. Hal ini berarti musim kedua dari konfrontasi tersebut mungkin dimulai setelah pemilu kongres — dan seperti apa bentuk musim itu nantinya mungkin belum dapat dipastikan, bahkan bagi Trump sendiri.

Sementara itu, harga energi terus naik atau tetap berada pada level yang tidak dapat diterima bagi banyak negara. Musim gugur akan segera tiba, disusul musim dingin, ketika permintaan minyak dan gas meningkat, sementara persediaan strategis berangsur menipis. Karena itu, kami tidak melihat alasan bagi harga minyak, bahan bakar, atau gas untuk turun dalam waktu dekat. Harga kemungkinan besar akan terus naik atau setidaknya bertahan tinggi, mendorong inflasi global atau menjaganya tetap berada di level yang tinggi. Federal Reserve minggu lalu menunjukkan kesediaannya untuk memperketat kebijakan demi menurunkan inflasi ke 2%, tetapi dengan perkembangan global saat ini, The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih dari dua atau tiga kali untuk menghentikan percepatan inflasi. Pertanyaannya, seberapa jauh Federal Reserve, Bank of England, dan Bank Sentral Eropa bersedia melangkah ke arah yang lebih hawkish — apakah mereka akan terus menaikkan suku bunga sampai inflasi benar-benar kembali ke jalur penurunan yang jelas.

Gambaran Umum GBP/USD. 21 September. Apakah Pasar Sudah Puas dengan Dolar?

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama 5 hari perdagangan terakhir sebesar 72 pip. Untuk pound/dolar, nilai ini diklasifikasikan "sedang". Oleh karena itu, pada hari Senin, 21 September, kami memperkirakan pergerakan di dalam rentang yang dibatasi oleh 1,3319 dan 1,3463. Channel regresi linear yang lebih tinggi telah berbalik naik, mengindikasikan tren naik. CCI telah memasuki area oversold, yang memberi sinyal kemungkinan berakhirnya tren menurun.

Level support terdekat:

S1 – 1,3367

S2 – 1,3306

S3 – 1,3245

Level resistance terdekat:

R1 – 1,3428

R2 – 1,3489

R3 – 1,3550

Rekomendasi trading:

Pasangan GBP/USD mempertahankan tren naik. Kebijakan Donald Trump akan terus membebani perekonomian AS, sehingga kami tidak memperkirakan kekuatan dolar yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Sejauh ini, 2026 berjalan positif bagi dolar karena faktor geopolitik dan inflasi, yang mendorong arus modal ke aset safe haven dan mendorong The Fed untuk kembali melakukan pengetatan. Namun, pada time frame mingguan, harga masih bergerak mendatar di antara 1,3150 dan 1,3780 di dalam tren naik empat tahunan, yang mendukung ekspektasi kelanjutan kenaikan pound dalam jangka menengah. Posisi beli dengan target di 1,3550 dan 1,3611 dapat dipertimbangkan selama harga berada di atas moving average. Harga yang berada di bawah moving average akan membenarkan strategi jual (bearish), dengan target di 1,3319 dan 1,3306.

Penjelasan ilustrasi:

Channel regresi membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya menuju ke arah yang sama, artinya tren saat ini cukup kuat;

Garis moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) mendefinisikan tren jangka pendek dan arah yang sebaiknya diikuti dalam trading pada saat ini;

Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi;

Level volatilitas (garis merah) adalah kisaran harga yang diperkirakan akan menjadi channel pergerakan pasangan ini dalam 24 jam ke depan berdasarkan indikator volatilitas saat ini;

Indikator CCI – masuknya harga ke area oversold (di bawah -250) atau area overbought (di atas +250) mengindikasikan bahwa tren akan segera berbalik ke arah yang berlawanan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading