logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 24 September (Sesi AS)

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 24 September (Sesi AS)

Analisis Transaksi dan Rekomendasi Trading untuk Yen Jepang

Pengujian level 158,16 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak turun dari level nol, mengonfirmasi bahwa ini merupakan titik masuk yang tepat untuk menjual dolar. Namun, pasangan ini tidak turun, sehingga posisi tersebut ditutup dengan kerugian.

Seiring dengan penurunan yen yang kembali berlanjut, risiko intervensi kurs kembali muncul ke permukaan. Jepang kini baru kembali dari libur, sementara yen mendekati level 160 per dolar, yang oleh banyak pihak dipandang sebagai semacam ujian atas sejauh mana otoritas moneter mentoleransi pelemahan lebih lanjut mata uang nasional. Saya berpendapat bahwa breakout cepat ke atas ambang ini akan secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya intervensi resmi, meskipun keberlanjutan dari potensi pembalikan arah tersebut akan sangat bergantung pada apakah Washington mendukung langkah semacam itu dan sejauh mana Tokyo bersedia mempercepat normalisasi suku bunga kebijakannya sendiri, alih-alih sekadar mengancam akan melakukan intervensi.

Faktor lain yang akan memengaruhi USD/JPY hari ini adalah kalender ekonomi AS, meskipun datanya sendiri tampak kurang prioritas. Klaim awal tunjangan pengangguran diperkirakan berada di angka 201.000. Penjualan Rumah Baru, yang sebelumnya turun ke 607.000 per tahun, juga kecil kemungkinan akan memberikan banyak dukungan bagi yen terhadap dolar. Menurut saya, yang jauh lebih penting bagi dolar adalah pidato Thomas Barkin, Beth Hammack, dan John Williams, dengan perhatian khusus pada Williams—satu-satunya dari ketiganya yang sebelumnya mempertahankan nada berhati-hati terkait perlambatan inflasi yang bertahap dan menekankan tingkat netral di sekitar 1%. Jika bahkan Williams hari ini menyelaraskan diri dengan sikap koleganya yang lebih hawkish, hal itu akan menjadi sinyal kuat bagi pasar dan dapat sebagian mengimbangi ancaman intervensi Jepang.

Untuk strategi intraday, saya akan memberikan penekanan yang lebih besar pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 24 September (Sesi AS)

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk membeli USD/JPY ketika titik masuk di sekitar 159,06 tersentuh (garis hijau di grafik), dengan target kenaikan menuju 159,58 (garis tebal hijau di grafik). Di sekitar 159,58, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Kenaikan pasangan USD/JPY dapat diantisipasi hari ini, tetapi potensi pergerakannya relatif terbatas. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario No. 2: Hari ini, saya juga berencana untuk membeli USD/JPY jika harga menguji level 158,58 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan USD/JPY dan memicu reversal naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 159,06 dan 159,58 dapat diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk menjual USD/JPY setelah level 158,58 ditembus (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 157,95, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan target pergerakan 20–25 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Tekanan menurun pada pasangan ini akan kembali hari ini jika bank sentral melakukan intervensi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario No. 2: Hari ini, saya juga berencana untuk menjual USD/JPY jika harga menguji level 159,06 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan USD/JPY dan memicu reversal turun. Penurunan menuju level berlawanan di 158,58 dan 157,95 dapat diantisipasi.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 24 September (Sesi AS)

Apa yang Ditampilkan pada Grafik:

  • Garis tipis hijau – level masuk tempat instrumen trading dapat dibeli;
  • Garis tebal hijau – perkiraan harga tempat order Take Profit dapat ditetapkan atau keuntungan dapat ditutup secara manual karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
  • Garis tipis merah – level masuk tempat instrumen trading dapat dijual;
  • Garis tebal merah – perkiraan harga tempat order Take Profit dapat ditetapkan atau keuntungan dapat ditutup secara manual karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
  • Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk pasar. Sebelum rilis laporan fundamental penting, sebaiknya hindari masuk pasar untuk mengurangi risiko terpapar fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu gunakan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda melakukan trading dengan volume besar dan tidak menggunakan pengelolaan modal yang tepat.

Dan ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading