Analisis Grafik 5M GBP/USD

Pada hari Kamis, pasangan mata uang GBP/USD kembali melanjutkan pergerakan turunnya, tidak terhindar dari penurunan baru, tetapi tetap berhasil bertahan di dalam kisaran 1,3180–1,3300. Dalam kondisi saat ini, ini sudah dapat dianggap sebagai kemenangan kecil bagi mata uang Inggris. Sementara itu, euro terus merosot, sehingga pound menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap dolar. Sementara itu, alasan penguatan terbaru mata uang AS, sebenarnya sederhana — praktis tidak ada. Tentu saja, dalam kenyataannya selalu ada faktor pendorong, tetapi bukan faktor-faktor yang jelas seperti laporan makro, perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter, pidato pejabat tinggi, atau pergeseran situasi geopolitik. Kemarin, AS merilis indeks penting PMI manufaktur ISM yang tercatat 54,5 dibandingkan proyeksi 55,0. Angka tersebut tidak lemah, tetapi tetap berada di bawah prediksi. Hal ini memberikan dasar bagi dolar untuk melemah. Namun, pasar nyaris tidak bereaksi terhadap laporan tersebut — seperti halnya pada banyak peristiwa lain belakangan ini.
Dari sisi teknikal, pound Inggris masih membentuk tren menurun, yang terlihat dari garis tren dan posisi harga yang berada di bawah garis-garis indikator Ichimoku. Dalam kondisi seperti sekarang, pound sterling paling jauh hanya dapat mengantisipasi koreksi di dalam kerangka tren menurun. Meskipun tidak ada faktor lokal jelas yang mendorong penurunan, pasar saat ini juga tidak menunjukkan minat untuk membeli mata uang Inggris tersebut.
Pada time frame lima menit, dua sinyal trading terbentuk pada hari Kamis. Pertama, pasangan ini menembus garis kritis dan turun ke area 1,3179–1,3187, lalu memantul dari area tersebut. Transaksi jual pertama menghasilkan keutungan 50 pip dari posisi short. Sinyal kedua — sejauh ini, belum menghasilkan apa-apa.
Laporan COT

Laporan COT untuk pound menunjukkan bahwa trader nonkomersial telah mendominasi pasar dengan penjualan selama beberapa bulan berturut-turut. Posisi bersih berada di area negatif meskipun tren jangka panjang masih naik. Dengan mempertimbangkan peristiwa di Timur Tengah, tidak mengherankan jika permintaan terhadap dolar cukup tinggi pada paruh pertama tahun 2026. Perang memang secara resmi telah berakhir, tetapi konfliknya masih berlanjut. Perubahan sikap The Fed terhadap kebijakan moneter kembali mendukung dolar, dan garis tren naik pun ditembus. Namun, breakout tersebut terjadi dalam kondisi mendatar, sehingga kami tidak beranggapan bahwa tren naik telah berakhir.
Dalam jangka panjang, dolar terus melemah akibat kebijakan Donald Trump, yang terlihat jelas pada time frame mingguan. Perang dagang akan berlanjut dalam satu dan lain bentuk untuk waktu yang lama, dan kebijakan Trump secara langsung maupun tidak langsung bertujuan melemahkan mata uang AS. Tren jangka panjang tetap naik. Berdasarkan laporan COT terbaru (tanggal 22 September), kelompok nonkomersial menutup 14.900 kontrak beli dan membuka 8.900 kontrak jual. Dengan demikian, posisi bersih trader nonkomersial meningkat sebesar 23.800 kontrak sepanjang minggu tersebut.
Analisis Grafik 1 Jam GBP/USD
Pada time frame per jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren menurun. Keputusan dan sikap Federal Reserve telah sangat mengubah prospek dolar AS dan sikap pasar terhadapnya. Dapat dikatakan, untuk kedua kalinya tahun ini, sebuah "angsa hitam" hadir di pasar, membawa kabar sangat baik bagi dolar ketika tak ada yang mengharapkannya. Namun, kenaikan mata uang AS saat ini tidak lagi berkaitan dengan suku bunga acuan The Fed.
Untuk 2 Oktober, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3042–1,3050, 1,3096–1,3115, 1,3179–1,3187, 1,3301–1,3309, 1,3369–1.,377, 1,3465–1,3480, 1,3588, 1,3671–1,3681. Garis Senkou Span B (1,3301) dan Kijun-sen (1,3245) juga dapat menjadi sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan Stop Loss ke titik impas ketika harga telah bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang perlu Anda perhitungkan saat menentukan sinyal trading.
Tidak ada publikasi atau acara besar yang dijadwalkan hari ini di Inggris, sementara di AS akan dirilis laporan utama ketenagakerjaan dan pengangguran yang dapat memicu reaksi pasar yang kuat. Volatilitas berpotensi tinggi hari ini.
Kesimpulan dari analisis di atas:
Para trader dapat mempertimbangkan area 1,3096–1,3115 sebagai target untuk posisi jual jika harga berkonsolidasi di bawah area 1,3179–1,3187. Pantulan dari area 1,3179–1,3187 akan menjadikan level 1,3245 dan 1,3301 sebagai target untuk posisi beli.
Penjelasan untuk ilustrasi:
- Level support dan resistance harga (resistance/support) — garis tebal merah yang menjadi area kemungkinan berakhirnya pergerakan. Level ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B — garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke time frame per jam dari time frame empat jam. Garis-garis ini tergolong kuat.
- Level ekstrem — garis tipis merah yang sebelumnya menjadi titik pantul harga. Level ini merupakan sumber sinyal trading.
- Garis kuning — garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT — ukuran sisi bersih dari setiap kategori pelaku pasar.
