logo

FX.co ★ Di Mana Menjual dan Membeli Yen: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 9 Oktober

Di Mana Menjual dan Membeli Yen: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 9 Oktober

Analisis transaksi dan kiat-kiat untuk yen Jepang

Pengujian level 158,16 terjadi ketika indikator MACD mulai bergerak turun dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk menjual dolar. Akibatnya, pasangan ini turun menuju area target di 157,83.

Yen menguat terhadap dolar, bukan karena berita dari Jepang, melainkan karena pelemahan mata uang AS. Permintaan dolar turun tajam setelah Trump mengatakan bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu, sehingga aset berisiko menguat. Tekanan tambahan datang dari penurunan tajam imbal hasil Treasury AS, yang kemarin masih berada di sekitar 5,31%—dekat level tertinggi dalam beberapa dekade. Imbal hasil tetap menjadi acuan utama untuk USD/JPY, sehingga koreksi turun pada imbal hasil memungkinkan pasangan ini melemah dan yen memulihkan sebagian penurunannya.

Komentar Perdana Menteri Sanae Takaichi juga memberikan dukungan. Ia mengatakan bahwa memperkuat daya saing global perekonomian pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan terhadap yen, sehingga membela kebijakan fiskalnya. Ini sejalan dengan arah yang sebelumnya sudah disinyalkan pemerintah. Kemarin, Takaichi mengatakan bahwa Jepang tidak lagi membutuhkan kebijakan reflasi karena perekonomian tidak berada dalam deflasi dan inflasi inti telah berada di atas target 2% Bank of Japan selama empat tahun berturut-turut. Pasar menafsirkan langkah menjauh dari reflasi ini sebagai sinyal mendukung normalisasi kebijakan lebih lanjut.

Namun, ada sisi lainnya. Parlemen Jepang akan segera membahas pemotongan sementara pajak konsumsi untuk makanan dan minuman nonalkohol, tetapi skema pembiayaan untuk langkah tersebut belum terselesaikan—yang dapat menekan yen. Bahkan lelang JGB tenor 30 tahun kemarin, dengan imbal hasil 4,11% dan rasio bids-to-cover 3,88, menunjukkan bahwa para investor bersedia membeli hanya obligasi dengan imbal hasil yang tinggi. Pelemahan yen semakin menjadi masalah politik karena mendorong kenaikan harga impor dan biaya hidup rumah tangga; harga minyak yang mahal di tengah ketegangan di sekitar Selat Hormuz hanya memperparah dampak tersebut.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan Skenario 1 dan Skenario 2.

Di Mana Menjual dan Membeli Yen: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 9 Oktober

Skenario Beli

Skenario 1: Beli USD/JPY hari ini jika harga mencapai area titik masuk di sekitar 158,13 (garis hijau), dengan target di 158,44 (garis tebal hijau). Di sekitar 158,44, rencanakan untuk menutup posisi beli dan pertimbangkan membuka posisi jual untuk memanfaatkan pullback (diperkirakan 30–35 pip). Lebih disarankan untuk kembali membuka posisi beli saat terjadi koreksi dan pullback yang signifikan. Penting: sebelum melakukan pembelian, pastikan MACD berada di atas nol dan baru mulai bergerak naik.

Skenario 2: Beli juga jika level 158,01 diuji dua kali berturut-turut sementara MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan dapat memicu reversal naik. Pergerakan diantisipasi menuju 158,13 dan 158,44.

Skenario Jual

Skenario 1: Jual USD/JPY hanya setelah level 158,01 (garis merah) ditembus; kondisi ini seharusnya memicu penurunan yang cepat. Target utama penjual terletak di 157,79, tempat saya berencana untuk menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli untuk pergerakan berlawanan (diperkirakan 20–25 pip). Penjual dapat kembali masuk kapan saja — sedikit saja sinyal dari bank sentral sudah cukup. Penting: sebelum melakukan penjualan, pastikan MACD berada di bawah nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario 2: Jual juga jika level 158,13 diuji dua kali berturut-turut, sementara MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi kenaikan dan memicu reversal turun. Penurunan diantisipasi menuju 158,01 dan 157,79.

Di Mana Menjual dan Membeli Yen: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 9 Oktober

Informasi di grafik:

Garis tipis hijau — level masuk tempat Anda dapat membeli instrumen.

Garis tebal hijau — perkiraan harga tempat Anda dapat mentapkan Take Profit atau mengunci keuntungan secara manual karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini.

Garis tipis merah — level masuk tempat Anda dapat menjual instrumen.

Garis tebal merah — perkiraan harga tempat Anda dapat mentapkan Take Profit atau mengunci keuntungan secara manual karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini.

Indikator MACD. Saat masuk ke pasar, penting untuk memperhitungkan zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya tetap di luar pasar sebelum rilis laporan fundamental utama agar tidak terseret oleh pergerakan harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda mungkin kehilangan seluruh deposit dengan cepat, terutama jika Anda trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal yang tepat.

Ingat, trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti contoh di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada situasi pasar sesaat, secara definisi adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading