logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 13 Oktober

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 13 Oktober

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Pengujian level 158,20 terjadi tepat ketika indikator MACD mulai bergerak turun dari garis nol, mengonfirmasi bahwa itu adalah titik yang tepat untuk masuk posisi jual pada dolar AS. Akibatnya, pasangan ini turun menuju level target di 157,95.

Yen memasuki paruh kedua hari setelah menguat terhadap dolar selama sesi Asia dan Eropa, meskipun data Jepang keluar di bawah ekspektasi. Fokus kini beralih ke pejabat AS. Kemarin, Beth Hammack menyatakan bahwa kebijakan moneter yang restriktif diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke level 2%, dan dolar pun menguat. Hari ini, pasar menantikan komentar dari Christopher Waller, serta pernyataan dari Thomas Barkin dan Susan M. Collins. Menurut saya, nada pidato mereka akan menentukan arah pergerakan USD/JPY. Jika pernyataan mereka bernada hawkish, dolar mungkin memulihkan sebagian pelemahannya. Jika mereka bersikap lebih hati-hati dan menekankan pentingnya data-data yang akan rilis, yen berpeluang untuk mempertahankan penguatan yang dicapai pada sesi Asia. Rilis data ekonomi AS, termasuk Indeks Optimisme Usaha Kecil NFIB dan data penjualan rumah yang sudah ada (existing home sales), akan memberikan informasi tambahan, tetapi menurut saya dampaknya akan lebih terbatas.

Untuk strategi intraday, saya akan fokus terutama pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 13 Oktober

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk membeli USD/JPY ketika harga mencapai titik masuk di sekitar 158,15 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan hingga 158,35 (garis tebal hijau pada grafik). Di dekat 158,35, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual, dengan target pergerakan berlawanan sejauh 30–35 poin dari level tersebut. Pasangan ini berpotensi naik hari ini, tetapi ruang kenaikannya cukup terbatas. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk membeli USD/JPY hari ini jika harga menguji level 158,01 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Kondisi ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan arah ke atas. Harga berpeluang naik menuju level berlawanan di 158,15 dan 158,35.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana untuk menjual USD/JPY setelah harga menembus ke bawah level 158,01 (garis merah pada grafik), yang berpotensi memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 157,80, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli, dengan target pergerakan berlawanan sejauh 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan jual pada pasangan ini dapat kembali muncul hari ini jika Bank of Japan melakukan intervensi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk menjual USD/JPY hari ini jika harga menguji level 158,15 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Kondisi ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan arah ke bawah. Harga berpeluang turun menuju level berlawanan di 158,01 dan 157,80.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 13 Oktober

Informasi yang Ditampilkan pada Grafik:

  • Garis tipis hijau — level masuk tempat instrumen trading dapat dibeli;
  • Garis tebal hijau — level harga proyeksi tempat Take Profit dapat ditetapkan atau keuntungan dapat ditutup secara manual karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
  • Garis tipis merah — level masuk tempat instrumen trading dapat dijual;
  • Garis tebal merah — level harga proyeksi tempat Take Profit dapat ditetapkan atau keuntungan dapat ditutup secara manual karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
  • Indikator MACD. Saat masuk ke pasar, penting untuk mempertimbangkan kondisi overbought dan oversold.

Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika memutuskan untuk masuk ke pasar. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tidak masuk pasar untuk menghindari terpapar fluktuasi tajam nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang order stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda dapat kehilangan seluruh saldo akun dengan sangat cepat, terutama jika Anda membuka posisi dengan ukuran yang besar dan tidak menggunakan pengelolaan modal yang tepat.

Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan berdasarkan kondisi pasar saat ini adalah strategi yang pada dasarnya merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading