logo

FX.co ★ WTI. Analisis Harga. Proyeksi. Kompromi AS–Iran Memunculkan Harapan Meredanya Ketegangan

WTI. Analisis Harga. Proyeksi. Kompromi AS–Iran Memunculkan Harapan Meredanya Ketegangan

WTI. Analisis Harga. Proyeksi. Kompromi AS–Iran Memunculkan Harapan Meredanya Ketegangan

Pada hari Selasa, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bergerak sangat volatil. Harga kembali turun ke kisaran level terendah hari Jumat relatif terhadap harga pembukaan hari itu. Sebelumnya, kontrak sempat menembus di atas $100, mencetak level tertinggi bulanan yang baru, tetapi kemudian berbalik arah. Tekanan pasar meningkat setelah muncul laporan mengenai proposal diplomatik baru antara AS dan Iran yang mendorong ekspektasi akan kemungkinan meredanya ketegangan di Timur Tengah.

Menurut Channel 12 Israel, pimpinan militer Pakistan pada hari Selasa menyampaikan rencana kompromi kepada para pejabat senior Iran, dengan dukungan Washington dan secara prinsip telah disetujui oleh Teheran. Pakistan dan Qatar disebut-sebut bertindak sebagai perantara dalam upaya menyelesaikan sengketa antara kedua negara tersebut.

Tugas utama inisiatif ini adalah mencegah eskalasi lebih lanjut dan menciptakan kondisi untuk melanjutkan kembali perundingan antara AS dan Iran. Meskipun rincian potensi kesepakatan masih minim, prospek adanya kemajuan diplomatik saja sudah cukup untuk mengurangi premi geopolitik yang tercermin dalam harga minyak.

Dalam laporan disebutkan bahwa rencana tersebut sebagian mengakomodasi tuntutan Iran terkait pencairan aset-aset yang dibekukan di luar negeri. Channel 12 menyebutkan bahwa Teheran dapat menerima pembayaran bunga atas sekitar $6 miliar yang disimpan di rekening bank di Qatar. Langkah ini akan menjadi konsesi finansial yang dirancang untuk mempermudah jalannya negosiasi, sementara porsi terbesar dari dana yang dibekukan tetap tidak dapat diakses.

Selain itu, sebuah laporan dari Qatar yang dikutip Channel 12 menyatakan bahwa Iran telah menyetujui kunjungan tertutup oleh para inspektur IAEA ke fasilitas nuklirnya. Inspeksi yang tidak bersifat publik ini berpotensi meredakan kekhawatiran AS atas program nuklir Iran.

Namun, para pihak terkait belum secara resmi mengonfirmasi adanya pemahaman tersebut, dan komitmen pastinya masih belum diketahui. Persetujuan awal pun tidak menjamin tercapainya kesepakatan final.

Secara teknikal, WTI diperdagangkan di sekitar $97,90 dan masih mempertahankan struktur bullish yang secara keseluruhan konstruktif: harga berada di atas moving average utama, termasuk simple moving average (SMA) periode 100 dan periode 200, serta tetap berada di atas support horizontal terdekat di $95,00, yang mengindikasikan masih adanya permintaan ketika terbentuk pullback. Indikator osilator bernada positif, memberikan dukungan bagi posisi bullish.

Jika tekanan jual meningkat, support pertama berada di level horizontal $95,00, dengan support berikutnya di kisaran level psikologis $94,00. Di sisi atas, resistance signifikan terdekat adalah level tertinggi bulan ini — penutupan harian yang bertahan di atas level tersebut kemungkinan akan membuka jalan bagi kelanjutan tren naik utama.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading