logo

FX.co ★ EUR/USD – Analisis Smart Money: Kebijakan The Fed dan Risiko Geopolitik Menekan Sentimen Pasar

EUR/USD – Analisis Smart Money: Kebijakan The Fed dan Risiko Geopolitik Menekan Sentimen Pasar

EUR/USD – Analisis Smart Money: Kebijakan The Fed dan Risiko Geopolitik Menekan Sentimen Pasar

EUR/USD memulai minggu yang baru dengan melemah. Meskipun tidak ada perkembangan signifikan baru yang secara langsung menekan euro, para trader sudah mulai melakukan penjualan mata uang tersebut karena kekhawatiran terhadap potensi risiko. Pada akhir pekan lalu, terjadi aksi protes besar-besaran terhadap kenaikan biaya hidup di beberapa negara Eropa, disertai kerusuhan dan kerusakan properti. The Fed dijadwalkan menggelar pertemuan pada Rabu malam. Segera setelah pemilu kongres AS pada 4 November, Donald Trump mungkin memerintahkan dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran. Para trader kembali merespons ketiga faktor ini dengan mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai mata uang safe haven. Ini yang tampaknya menjadi alasan utama penguatan dolar pada awal minggu.

Respon pasar tersebut mungkin dapat dibenarkan, tetapi juga tampak mencerminkan penilaian selektif terhadap informasi yang tersedia. Ketegangan tetap tinggi bukan hanya di Prancis dan Italia, Timur Tengah, dan Ukraina, tetapi juga di pasar valuta asing. Ketidakpastian membebani sentimen pasar dan mendorong investor serta trader untuk mengambil posisi yang lebih berhati-hati.

Perlu diingat bahwa sikap kebijakan moneter The Fed saat ini tidak dapat dibilang sangat hawkish. Dalam dua minggu terakhir, tidak ada anggota FOMC yang menyuarakan perlunya pengetatan kebijakan moneter pada Oktober. Dengan demikian, hampir dapat dipastikan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada level yang sama minggu ini. Akibatnya, menurut pandangan saya, tidak ada dasar ekonomi yang kuat bagi penguatan dolar AS. ECB juga akan menggelar pertemuan dan kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga. Namun, euro sudah melemah selama lebih dari sebulan—dan masih terus turun.

Pada titik ini, belum dapat dikatakan bahwa penurunan euro telah tertahan ataupun berakhir. Imbalance 24 masih valid, dan harga dapat merespons area tersebut dengan membentuk sinyal jual baru. Tekanan dari kubu bear sudah terlalu jauh, dan menghentikan mereka tidak akan mudah. Fakta bahwa pasar sebagian besar mengabaikan berita yang mendukung euro selama lebih dari sebulan bukan berarti euro sekarang harus naik. Pertama-tama, Imbalance 24 perlu menjadi tidak valid, dan kubu bull harus membentuk pola bullish mereka sendiri. Ini memerlukan pergerakan naik yang tajam pada euro, tetapi sejauh ini bulls masih menunjukkan kelemahan dan kurangnya momentum.

Pada September, FOMC bukan hanya menaikkan suku bunga, tetapi juga memberi sinyal kesediaan untuk terus memperketat kebijakan moneter. Ini sudah cukup untuk memicu laju bearish yang besar. Namun, sekalipun dengan pengetatan The Fed pada September dan kemungkinan langkah lanjutan pada Desember, tidak tepat untuk menyimpulkan bahwa euro sama sekali tidak menerima berita positif selama periode ini. Pasar hanya memilih untuk mengabaikan sebagian besar berita tersebut.

Secara keseluruhan, menurut saya, latar belakang fundamental masih cenderung mendukung kubu bull. Meskipun The Fed telah mengambil sikap kebijakan moneter yang lebih ketat, ini bukan satu-satunya faktor penentu nilai tukar. Uni Eropa juga menghadapi masalah, tetapi poin utamanya adalah masalah tersebut ada di mana-mana, sementara hanya euro yang terus melemah. Kedua bank sentral sama-sama menjalankan kebijakan yang lebih ketat, tetapi hanya dolar yang menguat. Meskipun demikian, tidak bijak mengharapkan kenaikan euro sebelum sinyal bullish benar-benar muncul. Membeli euro secara spekulatif sebelum sinyal itu tampak juga tidak direkomendasikan.

Dari sisi teknikal, gambaran saat ini jelas menunjukkan bahwa momentum bearish masih terjaga. Satu-satunya pola yang relevan saat ini adalah Imbalance 24, yang mungkin akan diuji dalam waktu dekat. Satu-satunya peluang yang mungkin dimiliki bulls adalah jika terjadi liquidity sweep di bawah level terendah 1,1066. Namun, pembukaan posisi beli membutuhkan lebih banyak konfirmasi daripada sekadar terjadinya liquidity sweep.

Pada Senin, tidak ada rilis data ekonomi penting. Namun, para trader kembali memilih aset-aset safe haven, sehingga dolar menguat.

Bulls masih memiliki banyak alasan untuk melancarkan serangan pada 2026. Secara struktural dan dalam cakupan global, kebijakan Trump—yang tahun lalu menyebabkan penurunan signifikan pada dolar—belum berubah. Saat ini, saya tidak melihat faktor utama yang mendukung dolar AS, terlepas dari sikap hawkish FOMC. Risiko geopolitik dan situasi yang tegang di Eropa untuk sementara ini menjadi beban bagi euro.

Kalender Ekonomi AS dan Uni Eropa:

  • Amerika Serikat – Perubahan Pesanan Barang Tahan Lama (12.30 UTC).
  • Amerika Serikat – Penjualan Rumah Baru (14.00 UTC).
  • Uni Eropa – Pidato Presiden ECB Christine Lagarde (17.00 UTC).

Kalender ekonomi pada 27 Oktober memuat tiga agenda. Data ekonomi tersebut dapat memengaruhi sentimen pasar pada hari Selasa.

Prediksi dan Saran Trading EUR/USD:

Menurut saya, pasangan ini masih berada dalam proses membentuk tren bullish yang sedang mengalami fase korektif selama satu tahun. Latar belakang fundamental bergeser tajam mendukung kubu bear delapan bulan yang lalu, tetapi tren yang telah berlangsung selama empat tahun belum dapat dianggap batal atau berakhir. Bulls mungkin melanjutkan kenaikan mereka sebelum akhir tahun, tetapi satu-satunya peluang konkret yang tampak saat ini adalah level terendah 1,1066 yang terbentuk pada Juni tahun lalu. Bears telah menerima sinyal jual baru di Imbalance 19. Pada tahap ini, posisi jual yang sudah dibuka sebaiknya tetap dipertahankan. Sinyal jual baru mungkin terbentuk di Imbalance 24. Karena koreksi naik berpotensi terjadi, trader dapat mempertimbangkan untuk mengambil sebagian keuntungan pada posisi jual.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading