logo

FX.co ★ Cara Trading EUR/USD pada 5 November: Tips Trading Sederhana dan Analisis Perdagangan untuk Pemula

Cara Trading EUR/USD pada 5 November: Tips Trading Sederhana dan Analisis Perdagangan untuk Pemula

Analisis Perdagangan Hari Rabu:

Grafik EUR/USD 1 jam.

Cara Trading EUR/USD pada 5 November: Tips Trading Sederhana dan Analisis Perdagangan untuk Pemula

Pada hari Rabu, pasangan mata uang EUR/USD kembali bergerak naik dari batas bawah channel sideways menuju batas atasnya. Hal pertama yang perlu dibahas di akhir sesi trading adalah: apa sebenarnya yang berubah bagi euro dan dolar AS setelah pemilihan Kongres AS. Nilai mata uang Eropa memang sedikit menguat, namun pergerakan ini masih berada di dalam kanal sideways yang telah menjadi area pergerangan pasangan ini selama satu bulan terakhir. Secara keseluruhan, euro tetap berada dekat titik terendah pasar, diperdagangkan di level terendah dalam satu setengah tahun terakhir. Namun, sudah disampaikan sebelumnya bahwa pemilihan Kongres saja tidak akan cukup untuk memicu tren baru, baik untuk euro maupun dolar AS. Perubahan dalam keseimbangan kekuatan politik tidak secara otomatis berarti perubahan kebijakan politik atau ekonomi. Arah pergerakan dolar di masa depan akan bergantung pada apa yang dapat dilakukan Partai Demokrat untuk menandingi kebijakan Donald Trump. Sebagai contoh, kemarin Partai Demokrat menyatakan bahwa perang dengan Iran akan segera berakhir, sementara Donald Trump mengatakan bahwa perang akan berakhir ketika ia memutuskan demikian. Karena itu, masih jauh dari pasti bahwa Partai Demokrat akan mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan Trump.

Grafik EUR/USD 5-menit.

Cara Trading EUR/USD pada 5 November: Tips Trading Sederhana dan Analisis Perdagangan untuk Pemula

Sejumlah sinyal trading yang cukup banyak terbentuk pada timeframe 5 menit pada hari Rabu. Namun, bahkan pada timeframe ini, terlihat jelas bahwa pergerakan harga cenderung sideways. Pasangan mata uang ini dua kali memantul dari level 1,1267–1,1275 dan dua kali dari level 1,1198–1,1218 sepanjang sesi trading sebelumnya. Secara keseluruhan, volatilitas harian tergolong relatif rendah. Semua sinyal yang muncul memberikan peluang untuk membuka posisi yang berakhir profit.

Cara Trading pada Hari Kamis:

Pada timeframe H1, EUR/USD masih berada dalam tren turun yang sudah terbentuk dengan jelas, namun tetap bergerak sideways di kisaran 1,1114 hingga 1,1267. Euro belum mampu menunjukkan koreksi yang berarti dalam beberapa minggu terakhir, tetapi potensi terbentuknya tren naik masih tetap ada. Jika mempertimbangkan semua peristiwa dalam beberapa bulan terakhir, tidak ada justifikasi fundamental yang jelas untuk penurunan tajam mata uang Eropa ini. Saat ini, dolar AS tergolong sangat overbought, sementara berbagai faktor yang sebenarnya mendukung euro diabaikan oleh pasar.

Pada hari Kamis, para trader pemula dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi jual jika pasangan ini memantul dari level 1,1267–1,1275, dengan target di 1,1198–1,1218. Posisi beil dapat dipertimbangkan jika harga berhasil ditutup di atas level 1,1267–1,1275, dengan target di 1,1366–1,1377.

Pada time frame lima menit, level-level berikut sebaiknya diperhatikan: 1,1011, 1,1104–1,1114, 1,1198–1,1218, 1,1267–1,1275, 1,1366–1,1377, 1,1461–1,1474, 1,1527–1,1531, 1,1584–1,1594, dan 1,1655–1,1665. Tidak ada rilis data ekonomi penting yang dijadwalkan di Amerika Serikat maupun Uni Eropa pada hari Kamis, selain pidato Christine Lagarde yang signifikansinya terbatas. Perlu dicatat bahwa pasar sejauh ini cenderung mengabaikan pengetatan kebijakan moneter ECB.

Aturan Utama Sistem Trading:

  1. Kekuatan sinyal ditentukan oleh waktu yang dibutuhkan untuk pembentukan sinyal (rebound atau breakout suatu level). Semakin singkat waktu yang dibutuhkan, semakin kuat sinyalnya.
  2. Jika dua atau lebih posisi telah dibuka di dekat suatu level berdasarkan sinyal palsu, maka semua sinyal berikutnya dari level tersebut harus diabaikan.
  3. Dalam kondisi pasar datar, pasangan mata uang apa pun dapat menghasilkan banyak sinyal palsu, atau bahkan tidak menghasilkan sinyal sama sekali. Level-level teknikal dapat diabaikan oleh pergerakan harga.
  4. Pada time frame per jam, sinyal MACD sebaiknya hanya digunakan ketika volatilitas memadai dan tren dikonfirmasi oleh garis tren atau channel tren.
  5. Jika dua level terletak terlalu berdekatan (selisih 5–20 poin), keduanya sebaiknya diperlakukan sebagai satu area support atau resistance.
  6. Setelah harga bergerak 15 poin ke arah yang menguntungkan, Stop Loss sebaiknya digeser ke titik impas (breakeven).

Apa yang Ditunjukkan oleh Grafik:

Level-level harga support dan resistance adalah level yang berfungsi sebagai target untuk posisi beli atau jual, atau sebagai sumber sinyal trading.

Garis merah menggambarkan channel atau garis tren yang menunjukkan tren saat ini dan mengindikasikan arah trading yang lebih disarankan.

Indikator MACD (14, 22, 3) terdiri dari histogram dan garis sinyal. Ini adalah indikator tambahan yang juga dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal trading.

Pidato penting dan rilis laporan ekonomi (yang tercantum dalam kalender ekonomi) dapat memberikan dampak besar terhadap pergerakan pasangan mata uang. Oleh karena itu, aktivitas trading sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati ketika data tersebut dirilis, atau posisi ditutup untuk menghindari pembalikan harga yang tiba-tiba berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.

Trader forex pemula perlu mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan. Pengembangan strategi trading yang jelas dan penerapan pengelolaan risiko serta modal yang baik sangat penting untuk keberhasilan trading jangka panjang.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading