
Pasangan mata uang EUR/USD mencatat kenaikan yang cukup layak pada hari Rabu, meskipun tidak terlalu kuat. Sepanjang hari Selasa, parapelaku pasar hanya fokus pada satu topik: pemilihan Kongres AS. Singkatnya, seperti yang sudah diperkirakan, Partai Demokrat mengalahkan Partai Republik dengan telak. Sekarang, coba jawab dengan jujur: adakah yang benar-benar meragukan hasil ini? Beberapa bulan lalu, Donald Trump menyatakan bahwa ia siap untuk membayar setiap warga Amerika sebesar $5.000 agar memilih Partai Republik, dan menyebut pembayaran itu sebagai "dividen loyalitas". Namun, usulan ini tidak pernah terealisasi, dan para pemilih Amerika tidak bersedia untuk kembali menaruh kepercayaan pada Donald Trump. Bahkan jika Trump benar-benar membagikan $5.000 kepada setiap pemilih, kemungkinan besar hasil pemilu tidak akan banyak berubah.
Penting untuk dipahami bahwa kebijakan Trump pada dasarnya adalah memberi dengan satu tangan dan mengambil kembali dua kali lebih banyak dengan tangan yang lain. Apa gunanya menurunkan beberapa jenis pajak melalui One Big Beautiful Bill Act yang ia dorong, jika pada tahun 2025 ia memungut sekitar $300 miliar tarif ilegal dari warga Amerika dan memaksa mereka membayar harga bahan bakar sebesar dua kali lipat sepanjang tahun 2026? Alhasil, para pemilih Amerika akhirnya mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dan memutuskan bahwa memilih hampir siapa saja yang tidak memiliki keterikatan politik dengan Donald Trump merupakan pilihan yang lebih baik. Pada akhirnya, Partai Demokrat meraih salah satu kemenangan terbesar mereka dalam beberapa dekade terakhir.
Namun, pemilihan umum adalah satu hal, sedangkan perubahan susunan Kongres saja tidak banyak berarti bagi dolar, perekonomian AS, atau Amerika Serikat itu sendiri. Kini Partai Demokrat harus membuktikan bahwa rakyat Amerika tidak salah menaruh kepercayaan pada mereka. Hanya ketika perubahan positif mulai tampak, barulah masuk akal untuk membicarakan potensi perubahan nilai tukar dolar AS. Untuk saat ini, satu-satunya hasil yang jelas adalah kemenangan telak dan sepenuhnya dapat diprediksi bagi Partai Demokrat. Lebih dari itu, Donald Trump sendiri yang menciptakan kondisi menguntungkan bagi keberhasilan Partai Demokrat. Dengan kondisi tata kelola negara seperti sekarang, Partai Demokrat tidak perlu mengerahkan terlalu banyak upaya untuk membukukan hasil yang lebih baik. Akan sangat sulit untuk menghasilkan kinerja yang lebih buruk dibandingkan masa pemerintahan Trump.
Kembali ke topik ekonomi, mata uang Eropa tetap berada dekat dengan level terbawah pasar. Pada hari Rabu, Uni Eropa merilis laporan inflasi bulan Oktober, yang menunjukkan kenaikan indikator menuju 4%, sesuai dengan prediksi. Meskipun angka aktual sesuai dengan ekspektasi, ekspektasi tersebut seharusnya memberi dorongan bagi mata uang Eropa. Namun, dalam dua bulan terakhir, euro gagal bukan hanya membentuk tren naik, tetapi bahkan tidak mampu melakukan koreksi naik yang berarti. Alhasil, sekali lagi hampir tidak ada reaksi pasar terhadap laporan inflasi pada hari Rabu, dan para pelaku pasar kembali mengabaikan prospek kebijakan moneter ECB, meskipun bank sentral diperkirakan menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini pada pertemuan berikutnya.
Situasi bagi mata uang Eropa sama sekali tidak berubah pada hari Rabu. Euro mencatat kenaikan kecil lainnya meskipun berpotensi menguat tiga kali lipat lebih besar. Pasar terus banyak mengabaikan faktor-faktor yang seharusnya mendukung mata uang Eropa. Rentang mendatar pada time frame empat jam antara 1,1110 dan 1,1260 masih bertahan. Time frame harian masih menunjukkan tren menurun, sedangkan time frame mingguan mengindikasikan koreksi menurun. Prospek euro tidak menunjukkan kemajuan, terlepas dari berita yang tersedia bagi pelaku pasar.

Rata-rata volatilitas pasangan mata uang EUR/USD selama lima hari perdagangan terakhir per 5 November sebesar 71 poin dan diklasifikasikan "sedang". Pada hari Kamis, pasangan ini diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 1,1151 hingga 1,1293. Channel regresi linear bagian atas mengarah ke bawah, yang mengindikasikan potensi pembalikan tren selanjutnya. Indikator CCI telah masuk ke area oversold sebanyak lima kali dan membentuk empat divergensi bullish, yang semuanya diabaikan oleh pelaku pasar. Tren menurun yang irasional masih berlanjut.
Level support terdekat:
S1 – 1,1108
S2 – 1,0986
S3 – 1,0864
Level resistance terdekat:
R1 – 1,1230
R2 – 1,1353
R3 – 1,1475
Rekomendasi Trading:
Pasangan EUR/USD tetap berada dalam tren menurun, meskipun tidak ada faktor fundamental, makroekonomi, dan geopolitik yang cukup untuk membenarkan kelanjutannya. Secara keseluruhan, prospek fundamental untuk dolar AS tetap negatif. Namun, pada 2026, perkembangan geopolitik pada awalnya, yang kemudian diikuti oleh sikap hawkish Federal Reserve, memberikan dukungan signifikan bagi mata uang AS. Jika harga tetap berada di bawah moving average, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target di 1,1151 dan 1,1108. Jika harga bergerak di atas moving average, posisi beli tetap relevan dengan target di 1,1293 dan 1,1353.
Penjelasan Ilustrasi:
Channel regresi linear membantu mengidentifikasi tren saat ini. Jika kedua channel mengarah ke sisi yang sama, tren yang sedang berlangsung dianggap kuat.
Moving average (pengaturan: 20.0, diperhalus) mengidentifikasi tren jangka pendek dan menunjukkan arah yang sebaiknya diikuti dalam aktivitas trading saat ini.
Level Murrey adalah level target untuk pergerakan harga dan koreksi.
Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang mungkin menjadi area pergerakan pasangan ini dalam 24 jam ke depan, berdasarkan volatilitas saat ini.
Indikator CCI: angka di bawah -250 mengindikasikan area oversold, sementara angka di atas +250 mengindikasikan area overbought. Hal itu menyiratkan bahwa tren akan segera berbalik ke arah yang berlawanan.
