Global macro overview for 17/05/2016:
Data dari Tiongkok mengenai produksi industri, penjualan retail dan investasi mengecewakan investor di seluruh dunia. Biro Statistik Nasional mengungkapkan bahwa produksi industri hanya naik 6,0% di bulan April, turun dari 6,8% di bulan Maret, jauh di bawah kenaikan yang diharapkan sebesar 6,6%. Penjualan retail naik 10,1% di April, lagi-lagi lebih rendah dari 10,5% di Maret. Selain itu, investasi aset tetap di daerah perkotaan naik 10,5% per triwulan, lebih kecil dari perkiraan sebesar 10,7%. Kesimpulannya, meski kebijakan pelonggaran yang agresif, data yang mengecewakan ini dapat menyebabkan kekhawatiran mengenai kesejahteraan ekonomi Tiongkok di masa depan saat Tiongkok berupaya melawan rintangan besar. Dalam situasi seperti ini, investor akan lebih berminat terhadap aset-aset safe haven seperti emas, dan bukan aset-aset berisiko lain seperti saham.
Oleh karena itu, mari lihat gambaran teknikal Emas setelah rilis data. Pada time frame harian, kita dapat dengan jelas melihat bahwa Emas naik lebih dari $250 sejak Desember 2015, dan bulls mengendalikan pasar ini. Namun, divergensi bearish yang meningkat dapat menyebabkan koreksi sementara di pasar ini. Support penting utama pada area persegi panjang berwarna oranye adalah level kunci untuk bulls setelah trendline emas dilewati.

