USD/JPY telah bergerak bearish setelah turun dari level resistance di 114,40. Seiring dengan beberapa laporan ekonomi yang buruk dari sisi USD baru-baru ini tanpa adanya petunjuk kenaikan suku bunga dalam beberapa hari mendatang membuat JPY meraih momentum untuk mendominasi. Dolar saat ini berada dalam sikap defensif karena gejolak politik di negara tersebut kebijakan pelemahan dolar yang disampaikan Trump di awal tahun ini., Hari ini, laporan Produksi Industri Prelim JPY dirilis dengan angka positif sesuai ekspektasi sebesar 1,6%, sebelumnya -3,6% dan laporan Pembangunan Rumah juga menunjukkan laporan yang positif dengan kenaikan sebesar 1,7% dari sebelumnya -0,3% yang diperkirakan sebesar 0,1%. Beberapa laporan ekonomi dari JPY membantu mata uang tersebut mempertahankan momentum bearish dan mensinyalkan kenaikan lebih lanjut. Dari sisi USD, laproan PMI Chicago hari ini dirilis dengan angka terendah 58,9, sebelumnya 65,7 yang diperkirakan turun ke 60,8 namun laporan Penjualan Rumah Tertunda menunjukkan laporan positif dengan kenaikan sebesar 1,5% dari nilai sebelumnya -0,7%, ekspektasi sebelumnya 0,9%. Kesimpulannya, JPY cukup mendominasi USD akhir-akhir ini dan diperkirakan akan tetap mendominasi sampai laporan penting lainnya membuat pasangan ini membangun struktur korektif atau retracement.
Kini, mari lihat gambaran teknikalnya, harga saat ini berada di batas level support di 110,20 yang diperkirakan akan melewati di bawah level tersebut dengan penutupan harian hari ini. Jika harga melewati di bawah 110,20 dengan penutupan harian hari ini maka kita akan menunggu untuk dapat menjual dengan target mengarah ke 108,00 dalam beberapa hari mendatang. Sebaliknya, jika harga menolak level support di 110,20 dengan penutupan harian hari ini maka kita akan menunggu agar dapat membeli dengan target menuju 20 EMA level resistance dinamis. Karena harga tetap di bawah 20 EMA level resistance dinamis maka pasangan ini akan berada dalam bias bearish.

