logo

FX.co ★ India teguh di jalur kemakmuran?

India teguh di jalur kemakmuran?

India teguh di jalur kemakmuran?

India telah menuju kebangkitan perekonomiannya dengan pesat. Para analis di India Ratings and Research telah memberikan perkiraan optimis untuk perekonomian Asia yang berkembang pesat ini. Mereka memprediksi bahwa India akan bergabung dengan jajaran negara-negara dengan pendapatan di atas rata-rata pada tahun 2033-2036.

Masa depan terlihat cerah bagi India karena output perekonomian nasionalnya dapat berkembang menjadi $15 triliun per tahun pada tahun 2043/2047.

Kondisi ekonomi tidak selalu sehat di pasar negara berkembang ini. Sebelum tahun 2006, India dicap oleh Bank Dunia sebagai negara berpenghasilan rendah. Pada tahun 2007, perekonomian India mencapai titik kritis dan India masuk ke dalam kategori negara dengan pendapatan di bawah rata-rata. Pada tahun 2022, produk domestik bruto diukur sebesar $2.390 per kapita. Di tengah kinerja perekonomian yang kuat ini, kemungkinan besar PDB akan berkisar antara $4.466 hingga $13.845 per kapita dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sunil Kumar Sinha, ekonom senior di India Ratings and Research, membuat prediksi dengan optimisme yang hati-hati. Lembaga pemikir analitis ini memberikan gambaran yang cerah tentang perekonomian India di mana produk domestik bruto akan mencapai $5 triliun dan pendapatan akan meningkat menjadi $3.500 per kapita pada tahun 2030. Untuk mencapai metrik-metrik yang menakjubkan ini, PDB diperkirakan akan meningkat hingga 6,25% per tahun.

Menurut skenario terbaik, India dapat ditempatkan di antara negara-negara berpendapatan tinggi pada tahun 2043/2047. Namun demikian, para analis asing memperkirakan hal tersebut dengan bijaksana. Tidak dapat dipungkiri bahwa rencana ambisius seringkali mengecewakan harapan karena "angsa hitam" dapat muncul secara tiba-tiba dari mana saja.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: