logo

FX.co ★ Saham Cina Boleh Dibeli Dalam "Yuan Asing"

Saham Cina Boleh Dibeli Dalam "Yuan Asing"

Saham Cina Boleh Dibeli Dalam "Yuan Asing"

Republik Rakyat Cina mengizinkan pembelian saham perusahaan-perusahaan Cina agar yuan ditempatkan di akun asing. Finacial Times mengatakan bahwa pemerintah Cina sedang bersiap-siap untuk membatasi kuota volume investasi dimana institusi keuangan dapat mengarahkan investasinya ke satu sektor.
Surat kabar tersebut menginformasikan bahwa koreksi diperkenalkan untuk membuat pasar saham Cina lebih liberal dan menarik lebih banyak investor asing. Sebaliknya, dengan menetapkan kuota otoritas Cina berusaha untuk membatasi kendali pemain asing di sektor-sektor strategis.
Saat ini, aset asing mengambil peran kecil dalam ekonomi Cina - hanya 1% dari total modal perusahaan saham-gabungan. Sebagian besar investasi asing dalam ekonomi Cina ada di investasi yang disebut investasi langsung, yaitu firma asing yang meluncurkan produksi dan outlet penjualan mereka sendiri. Dari bulan Januari - September 2011, investasi langsung ke dalam RRC meningkat ke 80 miliar dolar - naik 16% dibandingkan tahun lalu.
RRC juga mencari investor domestik yang siap menopang ekonomi nasional. Jadi, di awal Desember Kepala Komite Kendali Keamanan Cina Guo Shuqing mengumumkan bahwa dana pensiun Cina (total mencapai hampir 80 miliar dolar) harus diinvestasikan ke dalam pasar saham Cina.
Diskusi pertama mengenai kebutuhan reformasi yang mengarah ke liberalisasi mata uang dan perdagangan saham di Cina meningkat di tahun 2007. Di tahun itu, Republik Rakyat Cina mencatat aliran modal bersih yang keluar dari Cina untuk pertama kalinya.
Di bulan November, Shanghai Composite (Indeks saham utama Cina) turun 10% ke level yang terendah sejak tahun 2009. Untuk periode ini, investor telah membeli sekitar 4 miliar dolar dalam mata uang asing di Cina yang juga secara tidak langsung mengarah ke disinvestasi atau pengurangan investasi. Diantara alasan dari turunnya pasar saham adalah munculnya fakta bahwa beberapa kelompok investor asing tidak memiliki akses ke pasar saham.
Selain itu, dalam hal liberalisasi pasar saham, otoritas RRC berusaha untuk membuat nilai yuan lebih fleksibel. Keputusan tersebut dibuat atas tekanan dari negara-negara Eropa. Mereka menyalahkan Cina karena dengan sengaja menurunkan nilai yuan untuk meningkatkan persaingan barang. Bank Rakyat Cina menginformasikan bahwa awal dari liberalisasi perdagangan yuan adalah tahun 2010 dan sejak saat itu nilai mata uang Cina meningkat lebih dari 10%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading