
Donald Trump tidak bisa berhenti mengkhawatirkan potensi pergeseran ekonomi AS ke dolar digital. Politikus dari partai Republik ini melihatnya sebagai ancaman bagi sektor perbankan. Namun, politisi tersebut yakin bahwa penggunaan mata uang virtual baru ini akan menyebabkan kontrol pemerintah atas transaksi keuangan warga meningkat.
Dalam kampanyenya, Trump menyatakan bahwa ia siap menentang setiap upaya oleh Federal Reserve untuk menerbitkan dolar AS versi digital.
Namun, para analis konservatif menyikapi komentar Trump dengan skeptis. Menurut kolumnis Bloomberg Jonathan Levin, ancaman terhadap independensi Federal Reserve yang ditimbulkan oleh pernyataan calon presiden dari Republik tersebut adalah salah satu usul ekonomi terburuk yang pernah diajukan oleh seorang calon presiden.
Pakar tersebut terkejut bahwa Trump serius mempertimbangkan untuk memberikan presiden kewenangan dalam kebijakan moneter. "Sebuah usul yang akan menggoyahkan kemandirian Federal Reserve selama puluhan tahun ini, mengganggu pasar, dan merugikan kemampuan negara untuk mengendalikan inflasi dalam jangka panjang," ujar Levin.
Sebelumnya, calon presiden Trump merilis sebuah laporan aset keuangan yang menunjukkan bahwa ia memiliki cryptocurrency bernilai antara $1 juta hingga $5 juta.
Komentar: