
Kenaikkan franc menyebabkan masalah besar untuk Bank Nasional Swiss. Dewan bank menggunakan resolusi untuk membatasi franc untuk paling tidak dua tahun lagi. Usaha ini dilakukan karena pemulihan di negara tetangga Eropa sulit. Sebagian besar analis memperkirakan dinamika franc akan terjadi dengan cara ini dengan bank sentral mempertahankan batasnya 1,20 per euro paling tidak sampai 2016. Jadi, Bank Nasional Swiss telah menyetujui kebijakkan ini sampai tahun 2016. Dalam konteks krisis hutang, Eropa saat ini juga menghadapi deflasi dan bahkan resiko resesi, Institut Keuangan bermarksa di Zurich menetapkan nilai tukar franc tiga tahun lalu. Survey zona euro terbaru menunjukkanbahwa pemulihan ekonomi naik di triwulan 2. Memperkirakan performa ekonomi zona euro, presiden ECB Mario Draghi mengumumkan bahwa suku bunga akan berada di rekor kerendahan saat ini untuk periode yang belum diketahui. "Selama ECB tidak meningkatkan suku bunga, Bank Nasional Swiss tidak dapat melakukan apapun," ujar David Marmet, eknom di Zuercher Kantonalbank. "ECB ragu untuk melakukan apapun, dan hal tersebut menunjukkan saat Swiss melakukan segala hal untuk mengembalikan suku bunga," menurut polling, 39% dari responden yakin bahwa bank akan mempertahankan batas saat ini sampai 2016 di mana 44% dari peserta polling tidak memperkirakan adanya pergerakkan sebelum 2017. Mereka yakin periode perpanjangnan pertumbuhan ekonomi yang lemah di zona euro membuat analis berubah perkiraan saat Bank Nasional Swiss mengubah batas nilai tukar franc.