
Sebagian besar ekonom yang disurvei di Forum Ekonomi Dunia memperkirakan situasi ekonomi global akan memburuk pada tahun 2026. Lima puluh lima persen responden memprediksi dinamika negatif, sementara hanya 19% yang percaya ekonomi akan menguat. Sebanyak 28% lainnya tidak mengharapkan perubahan signifikan. Namun, sentimen membaik: setahun yang lalu, 72% ekonom memprediksi penurunan, menunjukkan peningkatan optimisme yang moderat.
Para ahli lebih terpecah pendapatnya mengenai aset keuangan. Lima puluh empat persen mengatakan emas telah mencapai level puncak, sementara 46% sisanya percaya logam mulia tersebut akan terus naik. Pesimisme lebih tinggi untuk cryptocurrency: 62% memperkirakan tren menurun pada harga aset digital. Di pasar mata uang, mayoritas memperkirakan dolar yang lebih lemah — 54% responden memberikan prediksi tersebut.
Survei ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian atas prospek ekonomi global, dengan perang dagang, ketegangan geopolitik, dan tingkat utang publik yang tinggi tetap menjadi risiko utama. Ekspektasi terhadap dolar yang lebih lemah selama potensi penurunan ekonomi bertentangan dengan logika umum dalam mencari aset aman, yang menunjukkan adanya inkonsistensi dalam prediksi para ekonom atau antisipasi terhadap pergeseran struktural besar di pasar mata uang.