logo

FX.co ★ Inflasi menurunkan nilai uang kertas terbesar Turki

Inflasi menurunkan nilai uang kertas terbesar Turki

Inflasi menurunkan nilai uang kertas terbesar Turki

Daya beli uang kertas pecahan tertinggi Turki, yaitu lembaran 200 lira, telah merosot hingga hampir 26 kali lipat sejak pertama kali diperkenalkan pada Januari 2009. Menurut publikasi ekonomi Turki, *Ekonomim*, nilai uang kertas ini kini setara dengan sekitar 4,35 dolar AS. Sekumpulan barang dan jasa yang pada tahun 2009 dapat dibeli sepenuhnya dengan satu lembar uang 200 lira, kini mengharuskan konsumen membayar sebesar 5.143 lira.

Meskipun tingkat inflasi tahunan resmi di negara tersebut melambat menjadi 32,11% pada bulan Juni, badai inflasi jangka panjang telah mengubah struktur peredaran uang tunai secara drastis. Akibat depresiasi nilai mata uang nasional yang signifikan, uang kertas pecahan kecil hampir sepenuhnya menghilang dari peredaran, sehingga uang kertas 200 lira menjadi pecahan yang paling mendominasi dompet masyarakat. Pada akhir Juni, total jumlah uang tunai yang beredar mencapai 928,4 miliar lira, dengan angka yang mencengangkan sebesar 88,7% (atau 823,6 miliar lira) di antaranya terdiri dari uang kertas pecahan terbesar tersebut. Sebaliknya, porsi uang kertas 100 lira telah turun menjadi 8,2%, sementara seluruh pecahan lainnya secara gabungan hanya mencakup sekitar 3% dari total pasokan uang tunai.

Di kalangan komunitas keuangan Turki, terdapat diskusi aktif dan berkelanjutan mengenai perlunya menerbitkan uang kertas dengan pecahan lebih tinggi, seperti lembaran 500 dan 1.000 lira. Namun, bank sentral Turki belum mengumumkan rencana semacam itu, karena ingin menghindari sinyal tambahan yang dapat semakin memicu ekspektasi inflasi di pasar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: