
Menurut data dari Biro Analisis Ekonomi yang dilaporkan oleh Blooberg, perekonomian AS naik pada tingkat rata-rata di 1,5% pada kuartal kedua 2026. Angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan pada kuartal pertama, ketika PDB AS naik sebesar 2,1%.
Belanja konsumen tetap menjadi pengendali utama dalam aktivitas bisnis, terhitung di lebih dari dua pertiga perekonomian negara tersebut. Mulai April hingga Juni, belanja konsumen naik 3,4%. Ketahanan yang berkelanjutan dan peningkatan dalam investasi swasta sebelumnya mendorong para ekonom untuk meningkatkan prakiraan pertumbuhan PDB mereka untuk kuartal ketiga dari 2% menjadi 2,5%.
Dinamika makroekonomi ini diertai dengan stabilisasi harga bertahap. Pada Juni 2026, inflasi tahunan di AS melambat menjadi 3,5%, diikuti kenaikan 4,2% pada bulan Mei, yang menandakan level tertinggi sejak musim semi 2023.
Komentar: