
Kebijakan mata uang global mungkin berada di ambang perubahan besar yang sebanding dengan Kesepakatan Plaza tahun 1985. Menurut para analis Citi Research, pasar mulai melihat munculnya doktrin Bessent—strategi Menteri Keuangan Scott Bessent untuk memperbaiki ketidakseimbangan perdagangan global secara radikal.
Sinyal jelas pertama dari arah kebijakan baru ini muncul melalui intervensi terkoordinasi antara Washington dan Tokyo pada bulan Juli. Ketika nilai dolar melonjak ke level tertinggi dalam 40 tahun di kisaran ¥164, Departemen Keuangan AS menggunakan Dana Stabilisasi Nilai Tukar (Exchange Stabilization Fund/ESF). Bessent memerintahkan pembelian yen secara agresif menggunakan cadangan dana tersebut—yang kabarnya dalam mata uang euro—dan operasi itu dilakukan tanpa menawarkan fasilitas kredit apa pun kepada Jepang.
Citi meyakini bahwa kesepakatan mata uang AS-Jepang ini hanya pemanasan sebelum konfrontasi utama, dengan Tiongkok sebagai target akhir Bessent. Jika penguatan paksa yen turut mendongkrak nilai mata uang kawasan Asia lainnya, Amerika Serikat berharap dapat menarik Eropa ke pihaknya. Front persatuan semacam itu dapat memungkinkan Washington untuk menuntut—melalui ultimatum—agar Beijing berhenti melemahkan yuan.
"Doktrin Bessent" dibangun di atas lima pilar: keamanan ekonomi, perdagangan bebas yang resiprokal (timbal balik), aturan bagi ekonomi generasi mendatang, dominasi keuangan, dan perlindungan bagi pekerja Amerika. Tujuan mendasar dari semua langkah ini adalah untuk menghapus defisit transaksi berjalan AS yang kronis.
Namun, para analis memperingatkan bahwa intervensi administratif mungkin berbenturan dengan realitas pasar. Pelemahan yen sangat terkait dengan dinamika lindung nilai (hedging) di tengah naiknya pasar ekuitas, yang secara signifikan mempersulit tugas Departemen Keuangan. Meskipun kesepakatan saat ini tidak secara otomatis menyiratkan kejatuhan dolar, hal ini menciptakan preseden berbahaya bagi langkah terkoordinasi di masa depan untuk menyerang mata uang para pesaing dagang Amerika.