
Presiden AS Donald Trump menanggapi kritik Partai Demokrat terkait aktivitas keuangannya dengan menyatakan bahwa kegiatan trading berskala besar yang dilakukannya semata-mata demi kepentingan rakyat Amerika. Melalui akun Truth Social miliknya, ia menegaskan, "Saya melakukan ini demi negara kita, bukan untuk diri sendiri. Saya telah menghasilkan ratusan miliar dolar dari saham dan berbagai jenis aset lainnya untuk AS—bukan untuk kepentingan pribadi—namun saya justru terus dikritik oleh kelompok Demokrat Kiri Radikal." "Sangat tidak adil, tapi apa boleh buat!" keluhnya. Pernyataan tersebut muncul di tengah serangkaian laporan investigasi selama musim panas. Liputan media mengungkap bahwa pemimpin AS tersebut sempat mempromosikan lebih dari 20 perusahaan di media sosial—perusahaan-perusahaan yang sahamnya baru saja ia beli sesaat sebelum melontarkan komentar bernada pujian. Selain itu, meskipun secara terbuka mendorong para investor untuk mendukung proyek crypto, Donald Trump dilaporkan mengalihkan sebagian besar keuntungan dari pasar digital ke instrumen investasi konservatif, dengan memindahkan modal ke saham dan obligasi tradisional. Tindakan sang presiden di pasar keuangan berulang kali memicu pertanyaan di kalangan analis karena adanya sinkronisasi yang tampak jelas antara aktivitas trading-nya dan langkah-langkah politik pemerintahannya. Para ahli menyoroti pembelian saham perusahaan teknologi besar setelah terjadinya aksi jual akibat kebijakan tarif yang ia terapkan, serta lonjakan volume trading di pasar minyak menjelang pernyataan publik yang memicu penurunan tajam harga minyak.
Komentar: