
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde menyatakan bahwa ECB tidak mendasarkan keputusan suku bunga kebijakannya semata-mata pada fluktuasi harga minyak dan gas. Pernyataan ini meredam antusiasme investor yang sebelumnya telah mengantisipasi tiga hingga empat kali kenaikan suku bunga akibat lonjakan harga komoditas.
Dalam sebuah konferensi pers, Lagarde mengingatkan pasar akan prinsip dasar makroekonomi: harga energi yang tinggi tidak hanya memicu inflasi tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi dengan menekan permintaan konsumen. Ia menegaskan bahwa ECB harus menilai gambaran situasi secara menyeluruh, sehingga pasar sebaiknya tidak mengharapkan reaksi spontan (reaksi sesaat) terhadap pergerakan harga komoditas. Secara keseluruhan, Lagarde menggambarkan kondisi ekonomi saat ini sebagai masa yang penuh dengan ketidakpastian tinggi.
Di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih menyelimuti, ECB terus melangkah maju dalam pengembangan masa depan mata uang. Lagarde menyatakan harapannya agar regulasi mengenai euro digital dapat disahkan paling cepat tahun ini. Jika para pembuat kebijakan berhasil merealisasikannya, uji coba mata uang digital Eropa tersebut akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2027.
Komentar: