
Selama beberapa dekade, Eropa berupaya untuk menutup pembangkit listrik tenaga batu bara demi memerangi perubahan iklim. Namun, lonjakan harga gas telah mengubah peta kebijakan energi, sehingga memberikan keuntungan besar bagi pembangkit listrik tenaga batu bara yang masih beroperasi.
Cuaca yang lebih dingin serta penurunan produksi energi surya musiman telah memaksa jaringan listrik di benua tersebut kembali bergantung pada bahan bakar konvensional. Kondisi ekonomi untuk pembangkit listrik tenaga batu bara pun berbalik drastis: data dari Energy Aspects menunjukkan bahwa clean dark spread (margin keuntungan pembangkit batu bara setelah memperhitungkan biaya karbon) untuk batu bara cokelat di Jerman telah melonjak menjadi €64/MWh, dari yang sebelumnya hampir nol setahun lalu. Para analis di Volue menyatakan bahwa kapasitas pembangkit batu bara yang tersedia kini beroperasi secara maksimal.
Jerman dan Polandia menjadi pihak yang paling diuntungkan. Kedua negara tersebut menyumbang 74% dari total produksi listrik berbasis batu bara di Uni Eropa tahun lalu. Jerman, khususnya, berada dalam posisi yang rentan: negara ini telah menutup reaktor nuklir terakhirnya dan berkomitmen untuk menghentikan penggunaan batu bara, namun belum membangun kapasitas cadangan berbasis gas yang memadai.
Pendapatan bagi perusahaan pembangkit listrik diperkirakan akan terus meningkat seiring datangnya musim dingin. Prediksi menunjukkan bahwa margin untuk batu bara cokelat akan menembus angka €70,50/MWh antara bulan November dan Maret. Pembangkit listrik yang menggunakan batu bara keras juga kembali mencatatkan keuntungan, dengan margin rata-rata pada bulan Oktober mendekati €37,30, berbanding terbalik dengan kerugian yang dialami setahun sebelumnya.
Satu-satunya kendala dalam kebangkitan mendadak penggunaan batu bara ini adalah logistik. Rendahnya permukaan air di Sungai Rhine dan sungai-sungai lainnya menghambat pengiriman batu bara keras melalui tongkang, yang berpotensi memaksa sejumlah operator untuk mengurangi tingkat produksinya.
Komentar: