
Rakesh Saxena, seorang bankir India dan mantan penasehat Bangkok Bank of Commerce (BBC), dijatuhkan 10 tahun penjara, pengusaha berusia 59 tahun tersebut dinyatakan bersalah atas penipuan, berdasarkan Bangkok Post.
Berdasarkan Associated Press, Saxena bertanggung jawab untuk membayar kompensasi satu miliar baht (32 juta dollar) dan 1,13 miliar baht (35,9 juta dollar) ke BBC yang berada dalam kepemilikan Krung Thai sejak 1998. Jika Saxena tidak mampu membayar denda, hukuman penjara akan diperpanjang hingga 2 tahun. Pengusaha tersebut tidak mengakui kesalahannya, tetapi menyalahkan pemerintah atas ketidaktahuannya terhadap hukum dan mengumumkan bahwa CB dan para penyelidik yang seharusnya dihukum.
Rakesh Saxena merupakan salah satu penyebab krisis Asia tahun 1997. Pada awal 90an, ia merupakan penasihat Bangkok Bank of Commerce (BBC). Bersama dengan kepala BBC Krirkkiat Jalichandra, bankir India tersebut mengambil dana dari bank tersebut menggunakan front company. Hasilnya, organisasi finansial tersebut memiliki 3 miliar dollar dari kredit yang tidak terbayarkan yang menyebabkan kebangkrutan BBC di tahun 1996. Kehancuran BBC menyebabkan krisis ekonomi dan politik serta resesi di ekonomi yang meningkat dengan pesat di Lingkar Pasifik (atau disebut "Macan Asia").
Akibat dari penipuan tersebut, Saxena berhasil menyimpan 52,6 juta dollar. Reuters melaporkan bahwa jumlah uang yang ia ambil dari bank bervariasi dari 60 hingga 82 juta dollar. Berdasarkan media massa Thailand, total kerugian sistem perbankan tersebut dapat menjadi 1,26 miliar dollar. Partner kriminal Saxena Jalichandra dihukum hingga 20 tahun penjara di tahun 2007.