
Organisasi keuangan Inggris mengeluarkan 92,8 juta poundsterling (144 juta dollar AS) di tahun 2011 untuk melobi otoritas pemerintahan, Bureau of Investigative Journalism independen melaporkan.
Berdasarkan Bloomberg, biaya melobi otoritas tersebut dikeluarkan untuk pertama kalinya. Biro tersebut menginformasikan bahwa terdapat 129 organisasi lobi dengan 800 karyawan di Inggris. Yang terbesar adalah British Bankers' Association (BBA) dan Association of British Insurers.
Biro tersebut melaporan bahwa upaya para pelobi ditargetkan pada para pembuat kebijakan Inggris dan regulator pasar finansial. Khususnya, mereka berusaha untuk menurunkan pajak perusahaan dan mencegah upaya untuk mengumpulkan dana tambahan untuk membantu penduduk yang kurang beruntung. Selain itu, mereka secara aktif telah menolak rencana pemerintah untuk membentuk badan pengawasan dalam sektor perusahaan.
Seperti yang ditunjukkan oleh perkiraan biro tersebut, hanya City of London Corporation, yang juga terlibat dalam kegiatan melobi tersebut, memiliki 22 koneksi dengan para pejabat termasuk para menteri.
Di tahun 2011-2012, Inggris secara aktif telah menentang pengetatan hukum perbankan di Uni Eropa. Khususnya, negara tersebut menolak untuk mengenalkan pajak transaksi keuangan (yang disebut Pajak Tobin) yang didukung oleh parlemen Eropa. Perdana Menteri Inggris David Cameron meminta para bankir di negara-negara lain termasuk Perancis untuk memindahkan bisnis mereka ke London.