
Nasdaq memutuskan untuk meningkatkan kompensasi untuk para investor yang menderita kerugian dari gagalnya IPO (Initial Public Offering) Facebook hingga $62 miliar, Bloomberg mengatakan. Sebelumnya Nasdaq berjanji akan mendapatkan kembali dana $40 juta kepada para pemegang saham jejaring sosial tersebut.
Pasar saham AS akan membayar lunas kompensasi kepada para peserta IPO Facebook karena selama sesi trading 18 Mei, para investor dirugikan dengan masalah teknis IPO yang berlangsung selama 30 menit.
Akibatnya, beberapa order gagal dilakukan. Kerugian total diperkirakan sekitar 200 juta dollar.
Nasdaq melaporkan bahwa keputusan terkait penebusan kerugian tersebut dibuat karena banyaknya keluhan dan ancaman untuk menggugat perusahaan. Pada saat yang sama, berdasarkan peraturan yang ada, kewajiban perusahaan untuk mengganti kerugian akibat masalah teknis dibatasi sejumlah 3 juta dollar. Saat ini, Nasdaq harus mengkoordinasikan pembayaran tersebut bersama dengan badan regulasi AS.
IPO jejaring sosial terbesar di dunia tersebut dimulai dengan pertumbuhan saham. Saham-saham Facebook naik hingga 42 dollar per saham (harga penempatan sebesar 40 dollar per saham), namun setelah kenaikan tersebut, saham Facebook mulai turun. Di hari pertama trading, saham ini jatuh dibawah harga penempatan dan tidak pernah naik kembali sejak saat itu. Saham Facebook mengakhiri sesi hari Jumat di level 28.73 dollar per saham.
Oleh karena itu, banyak analis mengisyaratkan bahwa saham Facebook tidak akan melampaui harga penempatan. Salah satu alasan dari hal ini adalah indikator yang lemah dari imbal hasil pendapatan: untuk Facebook 50:1 sementara kisaran standar setiap perusahaan besar mulai dari 10:1 hingga 20:1. Terpisah dari Nasdaq, para invvstor menaikkan klaim ke para penyelenggara IPO, Facebook dan bank Morgan Stanley. Namun, tidak ada kabar jika perusahaan-perusahaan ini akan membayar lunas kompensasinya kepada para investor.