The Financial Times melaporkan bahwa AS mengembangkan penyelidikan mereka dalam transaksi keuangan cabang Deutsche Bank di Moskow. Pihak AS meyakini bahwa bank tersebut melanggar sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia. Investigasi tersebut dilakukan karena transaksi diduga melibatkan mata uang nasional AS dan seorang bankir asal AS. Surat kabar tersebut mengatakan bahwa ini adalah investigasi pertama terhadap sebuah bank Eropa besar yang diduga melanggar sanksi. Secara khusus otoritas AS mendalami "mirror trades", dimana warga Rusia membeli sekuritas dalam ruble di kantor Deutsche Bank di Moskow dan kemudian menjualnya untuk mata uang asing, termasuk dolar AS melalui kantor Deutsche Bank di London. Volume transaksi seperti ini diestimasi mencapai 6 miliar dolar. Saat ini, otoritas AS mempelajari isu pemindahan dana ilegal dari Rusia oleh rakyatnya serta apakah Deutsche Bank mengawasi keabsahan transaksi ini dan memberikan informasi kepada regulator.
Di Mei, Deutsche Bank memulai investigasi internal mengenai tuduhan pencucian uang di kantor cabang Rusia.