
Mengikuti contoh dari AS, pemerintahan Uni Eropa tengah mempertimbangkan gagasan pemberian imbalan bagi pegawai perusahaan yang melaporkan adanya penyelewengan. Skema ini telah terbukti efektif di AS. Pemerintah AS telah memberikan imbalan uang tunai mencapai jutaan dolar kepada para penjaga hukum yang tekun. Namun masyarakat Eropa, khususnya para pebisnis dan pengambil kebijakan, menilai skema tersebut dengan skeptis. Undang-undang baru ini menghadapi penentangan kuat dari Jerman. Perusahaan-perusahaan di Jerman tidak mellihat perlunya perubahan tersebut, karena mereka yakin telah memiliki sistem keamanan yang efisien dan regulasi tambahan akan mubazir. Perwakilan perusahaan Jerman juga mencatat bahwa imbalan uang yang besar dapat mendorong penipuan. Para politisi berpendapat imbalan uang tunai akan membuat pengaduan menjadi bebas dan merusak hubungan atas dasar kepercayaan antara para pekerja kantor.
Ukuran imbalan uang untuk pengaduan tetap dirahasiakan. Dikatakan jumlah imbalan tidak akan lebih dari jumlah imbalan di AS, yaitu 10-30% dari denda yang ditetapkan pengadilan.
Sejauh ini, hanya para pengadu dari Amerika yang menikmati imbalan uang tunai.