logo

FX.co ★ The Economist mengeluarkan data indeks terbaru Big Mac

The Economist mengeluarkan data indeks terbaru Big Mac

The Economist mengeluarkan data indeks terbaru Big MacThe Economist, sebuah majalah mingguan terpercaya, telah mengeluarkan data terbadu mengenai indeks Bic Mac, salah satu dari indikator ekonomi paling kontradiktif. Sejak 1986, economist telah menguji alat perbandingan mata uang yang berdasarkan pada teori keseimbangan tenaga pembelian. Para ahli menilai dan memperkirakan suku bunga di berbagai negara dengan membandingkan harga sebuah hamburger Big Mac di berbagai negara berbeda. Menurut penelitian terbaru, di Rusia, Bic Mac, yang dijual disetiap restoran McDonald diseluruh dunia seharga $1,5, sedangkan di AS dijual seharga $5. Jelas bahwa mata uang Rusia jauh lebih rendah nilainya terhadap dolar AS. Dengan demikian, harga sesungguhnya dari dolar AS sedikit diatas 23 ruble.


Terdapat opini bahwa hamburger Big Mac setidaknya memiliki harga yang sama diseluruh negara. Selisih yang jauh tersebut dapat dijelaskan oleh ketidakseimbangan antara suku bunga. Indeks Big Mac menunjukkan bahwa crown Norwegia adalah mata uang yang paling tinggi nilainya. Di Norwegia, hamburger tersebut hampir seharga $8. Sayangnya, bank-bank yang menetapkan suku bunga mengabaikan informasi ini. Saat ini, pasangan USD/RUR trading disekitar 80 ruble.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading