The Bank of Japan memperkenalkan suku bunga acuan baru yang mulai efektif pada 16 Februari. Menurut pernyataan resmi bank tersebut, suku bunag dapat terus turun memasuki wilayah negatif jika dinilai perlu. Pada saat yang sama, regulator perbankan tersebut akan menerapkan sistem tiga tier (three-tier) saat memperkenalkan suku bunga negatif. Tier pertama, atau Basic Balance, berarti suku bunga untuk saldo yang sudah ada atau akun lancar akan tetap sebesar 0,1 persen.
Tier kedua, atau Macro Add-on Balance, suku bunga nol akan diterapkan kepada dana milik institusi yang disimpan oleh Bank of Japan, dan juga simpanan yang terkait dengan berbagai program dukungan pinjaman.
Tier ketiga disebut Policy-Rate Balance. Dalam tier ini, suku bunga minus 0,1 persen akan diterapkan kepada simpanan yang tidak termasuk ke dalam dua tier sebelumnya.
Setelah suku bunga diturunkan, yen bergerak turun pada London Stock Exchange, mata uang nasional Jepang tersebut turun 2,6 persen dan trading di level rendah 131,45 melawan euro.