logo

FX.co ★ Yunani kembali turun ke resesi

Yunani kembali turun ke resesi

Yunani kembali turun ke resesiPerekonomian Yunani telah kembali mengamati resesi dengan dua triwulan berturut-turut dari pertumbuhan negatif. PDB negara turun 0,6% di triwulan keempat setelah turun 1,4% di triwulan ketiga.

Namun, laju penurunan turun lebih dari dua kali. Analis telah menantikan penurunan 0,8%. Oleh karena itu ekonomi Yunani terbukti lebih kuat dari yang diperkirakan. Kenyataan terjadinya stagnasi masih tetap ada.

Di tahun 2015 pemerintahan Yunani yang beru memulai langkah anti penghematan. Namun, Perdana Menteri Alexis Tsipras memiliki perjanjian dengan para kreditor.

Dengan terbebani oleh UE, IMF dan ECB, Athena mengembangkan rencana perbaikan pensiun yang bertujuan untuk menambah usia pensiun dan memangkas dana pensiun. Situasi ini diperburuk dengan masuknya para migran.

Saat ini pemerintah memerlukan bantuan dari UE, namun Brussels menuduh Yunani mengambil langkah tidak memadai untuk membatasi arus pengungsi. European Commision bahkan mengajukan untuk membantu Macedonia memperluas batas, dan meninggalkan Yunani.

Krisis perbankan di Eropa merupakan persoalan lain. Pekan lalu saham Eropa turun dengan penjualan besar pada saham bank. Dengan demikian Deutsche Bank menunjukkan harga saham turun lebih dari 37% tahun ini. Aset Yunani juga terjual. Oleh karena itu pertanyaan dari Yunani meninggalkan euro area menjadi kembali relevan.

Namun, situasi bisa berubah menjadi lebih baik. Pada hari Senin bank Eropa meningkat secara tak terduga. Para ahli mengatakan jika sektor keuangan telah menyelesaikan masalah, maka investor tidak lagi terterik di Eropa dan akan membantu kreditur Athena dan Troika untuk mencapai kesepakatan secara diam-diam.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading