logo

FX.co ★ Bank of Russia mempertahankan suku bunga tetap 11%

Bank of Russia mempertahankan suku bunga tetap 11%

Bank of Russia mempertahankan suku bunga tetap 11%Bank Sentral Rusia mempertahankan suku bunga acuan tetap sama. Keputusan tersebut disebabkan oleh risiko pertumbuhan inflasi. Selain itu, bank sentral mengatakan akan menetapkan kebijakan moneter yang ketat untuk waktu yang lebih lama dari rencana sebelumnya. Saat pengumuman dilakukan, ruble Rusia naik dan memangkas penurunan sebelumnya. Seperti yang diperkirakan oleh mayoritas analis, suku bunga acuan diputuskan tetap sebesar 11%. Namun, sebagian ahli termasuk Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Alexey Ulyukayev mengantisiapasi penurunan suku bunga ke 10,5%.

Kepala Bank Sentral Rusia Elvira Nabiullina mengatakan bahwa tahun kedua resesi dan penurunan harga minyak terendah serta nilai kurs mata uang Rusia tidak mendukung dilakukannya pelonggaran kebijakan. Ia juga mencatat bahwa ekspektasi inflasi masih tetap tinggi.

Namun, bank sentral dapat memperketat kebijakan moneter jika risiko inflasi meningkat.

"Bank sentral semakin memperketat kebijakannya meski ruble menguat," Yury Tulinov, kepala penelitian di Societe Generale unit Rosback PJSC di Moskow mengatakan.

"Meski pasar keuangan dan komoditas semakin stabil dan inflasi melambat, namun risiko inflasi tetap tinggi," bank sentral mengatakan.

Meskipun pertumbuhan harga melambat selama enam bulan, indikator masih dua kali lebih tinggi dari target sebesar 4%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading