logo

FX.co ★ Penarikan sanksi Iran menghancurkan pasar ekuitas Teluk

Penarikan sanksi Iran menghancurkan pasar ekuitas Teluk

Penarikan sanksi Iran menghancurkan pasar ekuitas Teluk

Pasar ekuitas di Timur Tengah menjadi cukup sensitif terhadap berita pencabutan sanksi terhadap Iran. "Hari ini kami telah mencapai Hari Implementasi dari rencana tindakan kami yang komprehensif," kata menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif, dan kepala kebijakan luar negeri UE Federica Mogherini dalam sebuah pernyataan gabungan di Wina untuk media global. Jadi Iran menyatakan "kemenangan penuh kejayaan" setelah pencabutan sanksi pernuh oleh UE. Lalu, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengkonfirmasi pencabutan seluruh sanksi perdagangan dan yang berhubungan dengan nuklir yang dijatuhkan oleh AS. Posisi Iran yang positif menyebabkan crash pada pasar ekuitas Arab Saudi, Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain, semuanya rival geopolitik Iran.

Hubungan diplomatik antara Iran dan koalisi Sunni yang dipimpin Saudi selalu tegang. Krisis Saudi-Iran diperburuk dengan eksekusi 47 tahanan di Arab Saudi pada awal 2016. Diantara terpidana yang dieksekusi adalah Sheikh Nimr Baqr al-Nimr, seorang ulama dan pemimpin minoritas Syiah di Arab Saudi. Sebagai akibatnya, Iran dan Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik. Para ahli Teluk mencatat bahwa hancurnya pasar ekuitas tidak disebabkan oleh ketakutan terhadap membanjirnya ekspor minyak baru Iran ke pasar global. Sentimen partisipan pasar sangat diperburuk oleh fakta bahwa Barat telah memberlakukan peraturan yang mengangkat sanksi tersebut, jadi pembicaraan yang sulit itu telah membuahkan hasil.

Sementara itu, Indeks Tadawul All Share di Saudi Stock Exchange (TASI) turun 7% dibawah 5.500. Negara Teluk Persia lainnya juga menghadapi penurunan indeks saham. Pasar ekuitas Qatar turun 7,2%. Saham UEA turun 4,2%. Saham Kuwait turun 3,2%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading