logo

FX.co ★ Krisis Selanjutnya Akan Melanda Jepang

Krisis Selanjutnya Akan Melanda Jepang

Krisis Selanjutnya Akan Melanda Jepang

Jepang memiliki utang terbesar di dunia yang mencapai 225% PDB. Di 2012, defisit anggaran melampaui $480 miliar. Jepang mampu membayar besarnya utang hanya melalui para investornya. Namun, tidak ada yang tahu sampai kapan mereka akan terus membelinya.
Belakangan ini, hasil ekspor mesin Jepang dan investasi asing yang kuat menolong Jepang mendanai utang publiknya, namun kedua sumber tersebut semakin habis.
Bencana nuklir dan tsunami tahun lalu memberikan dampak yang kuat terhadap ekonomi: penutupan pembangkit tenaga listrik nuklir mengharuskan Jepang mengimpor minyak dan gas sebesar $5 miliar.
Kini, Jepang berada dalam kondisi defisit perdagangan. Di September, defisit melampaui $7 miliar. Terdapat kekhawatiran mengenai cara Jepang mengatasi utangnya dan anggaran defisit. Jepang dapat mencetak uang namun selama ini usaha Jepang tersebut tidak memberikan pengaruh apapun pada pasar.
Jika perusahaan Jepang tidak menemukan area ekspor yang baru atau mendapatkan energi nuklir kembali, Jepang akan sulit menemukan jalan keluar selain dari devaluasi yen, naiknya tingkat suku bunga atau pemotongan pengeluaran publik secara besar-besaran.
Sementara itu, pertumbuhan PDB turun 0,9% dan produksi industri turun 8% di triwulan ketiga. Toyota mengumumkan penarikan mobil, yang akhir-akhir ini sering terjadi. Sharp memperkirakan kerugian sebesar $5 miliar tahun ini, Panasonic memecat 10.000 karyawan dan saham Sony turun ke level terendah dalam 30 tahun. Perselisihan kawasan antara Jepang dan Cina mengakibatkan pemboikotan barang-barang ekspor Jepang.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading