logo

FX.co ★ AS dan Cina: konfrontasi dalam pertemuan ASEAN di Kamboja

AS dan Cina: konfrontasi dalam pertemuan ASEAN di Kamboja

AS dan Cina: konfrontasi dalam pertemuan ASEAN di Kamboja

Pertemuan negara Asia Tenggara di ibukota Kamboja, Phnom Penh, akan ditutup. Pertemuan dihadiri oleh sepuluh anggota ASEAN, presiden AS Barack Obama, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda, rekan India dan Cina Manmohan Singh dan Wen Jiabao, dan Perdana Menteri Rusia, Sergey Lavrov. Kamboja menjadi arena dimana kekuatan besar berjuang untuk pengaruhnya di samudera pasifik. Namun, tidak ada keputusan tepat yang dicapai di Phnom Penh karena ketidak setujuan antara AS dan Republik Rakyat Cina.
Wen Jiabao menilai posisi negaranya cukup jelas. Ia menunjukkan keinginan untuk bernegosiasi dengan tiap negara ASEAN tertentu, bukan dengan seluruh ASEAN. Barack Obama menekankan bahwa Cina memiliki "tanggung jawab khusus" untuk memimpin pertuimbuhan ekonomi global. Di posisinya, Perdana Menteri Cina mengatakan bahwa perselisihan antara negara hanya dapat dikurangi dengan cara mendorong perdagangan dan investasi.
Untuk strategi AS, tidak seramah yang terlihat. Kunjungan Obama ke Kamboja dapat digambarkan sebagai pergeseran ke Asia setelah mundur dari Irak dan pergeseran menuju peran yang lebih penting di Afghanistan.
Alasan lain mengapa Amerika begitu tertarik dengan Samudera Pasifik adalah meningkatkan keberadaan militer AS di Australia, Singapura, dan Filipina, dan juga kerjasama dengan angkatan laut Vietnam.
Walaupun Republik Rakyat Cina atau Amerika Serikat bukanlah anggota ASEAN, tidak ada hal tegas yang disimpulkan mengenai Laut Cina Selatan dalam pertemuan ASEAN.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading