logo

FX.co ★ Trader Italia Panik Setelah Kemunduran Perdana Menteri

Trader Italia Panik Setelah Kemunduran Perdana Menteri

Trader Italia Panik Setelah Kemunduran Perdana Menteri

Pasar saham Italia turun lebih dari 3 persen dan imbal hasil pada obligasi domestik pemerintah 10 tahun meningkat selama jam awal sesi trading tanggal 10 Desember. Hal ini menunjukkan keprihatinan investor mengenai situasi politik di Italia. Hari Sabtu lalu, Perdana Menteri Italia, Mario Monti, mengumumkan kemundurannya dan mantan Perdana Menteri Silvio Berluconi mengatakan ia akan kembali memimpin negara.
Menurut laporan dari Agence France-Presse (AFP), saham bank Italia turun paling banyak. Dengan demikian, saham UniCredit turun 5 persen, Banco Popolare turun 5,5 persen. Imbal hasil obligasi naik 4,76 persen, dibandingkan dengan 4,52 persen.
Pergerakkan dalam indeks saham Italia lebih menonjol diantara indikator pasar saham Eropa lainnya. Contohnya, Indeks FTSE 100 Inggris turun hanya 0,17 persen dan CAC 40 Perancis turun 0,57 persen. Indeks Euro Stoxx 50 saham terkemuka zona euro turun 0,9 persen di jam awal sesi trading.
Silvio Berlusconi mendominasi kehidupan politik Italia di 1994, 2001-2006, dan 2008-2011. Tahun lalu, ia harus meninggalkan partainya karena kekalahan dalam parlemen. Setelah itu, pemerintah nonpartisan Monti mengambil alih parlemen, memenangkan suara.
Di tanggal 26 Oktober 2012, Berlusconi yang berumur 76 tahun ditemukan menyalah gunakan pajak. Pertama ia dijatuhi hukuman empat tahun penjara, namun akhirnya ia menerima potongan hukuman, yang dipotong menjadi satu tahun. Namun, pengadilan melarang Mr. Berlusconi untuk menangani kantor publik.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading