logo

FX.co ★ Uang Pembayaran Pajak di AS dan Inggris bukan untuk Menyelamatkan Bank

Uang Pembayaran Pajak di AS dan Inggris bukan untuk Menyelamatkan Bank

Uang Pembayaran Pajak di AS dan Inggris bukan untuk Menyelamatkan Bank

Otoritas finansial AS dan Inggris menolak untuk menggunakan uang pembayaran pajak untuk menyelamatkan bank-bank global. The Financial Times melaporkan bahwa strategi resolusi penggabungan uang kertas untuk global secara sistemik penting untuk institusi finansial. Dokumen dikembangkan oleh Federal Deposit Insurance Corporation atau FIDC dan Bank of England. Strategi resolusi menyatakan bahwa kerugian bank harus ditutupi pada pengeluaran dari pemegang saham dan pemilik hutang tanpa jaminan, namun bukan dari anggaran.
Dokumen tersebut menekankan bahwa jika Gfifis mengalami kegagalan, manajemen senior dapat diganti namun aktivitas finansial yang spesifik harus dipertahankan. Selain itu, cabang-cabang bank yang dalam keadaan baik harus beroperasi seperti sebelumnya saat sementara salah satu bank yang lemah dapat diambil alih oleh pengatur finansial. Strategi yang di uraikan adalah pemerintah harus mencegah penurunan dari bank besar.
Saat ini 12 dari Gfifis dunia berpusat di AS atau Inggris. Selama krisis ditahun 2007-2009, otoritas finansial dari negara-negara ini memberikan dukungan kepada pembayar pajak untuk bank-bank yang lemah. Pada awal 2013 Inggris dapat bergabung dengan Uni perbankan Eropa. Pemimpin UE akan memindahkan serikat kerja ke regulator perbankan tunggal yang akan memungkinkan untuk mencampuri urusan domestik dari organisasi finansial Zona euro dan orang-oranf dari UE. London menentang ide ini karena Inggris berfikir bahwa keputusan UE memiliki prioritas lebih pada regulator.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading