logo

FX.co ★ Menurut para analis harga minyak $50 hanya sementara

Menurut para analis harga minyak $50 hanya sementara

Menurut para analis harga minyak $50 hanya sementara

Saat ini, harga minyak mentah Brent naik di atas $50, namun negara-negara pengekspor minyak masih saja mencatatkan defisit anggaran.

"Ini adalah tonggak psikologis," Michael Wittner, pimpinan penelitian pasar minyak di Societe Generale New York mengatakan. "Sebagian minyak Nigeria dan Kanada akan kembali beredar dan pertanyaan besarnya adalah apakah hal tersebut akan merubah keadaan. Pasar mungkin tidak peduli," ia menambahkan.

50 perusahaan minyak terbesar dunia siap menetapkan harga sebesar $53 per barel untuk mencegah naiknya kerugian, Wood Mackennzie Ltd mengatakan dalam laporan April.

Menurut para analis di Bloomberg Intelligence, produsen shale AS membutuhkan kenaikan hanya mencapai $55 agar pengeboran minyak kembali naik.

Para produsen minyak lebih berhati-hari setelah jatuhnya harga minyak tahun lalu. Menurut para ahli, harga minyak di level $50 per barel tidak cukup untuk negara-negara anggota OPEC. Harga harus lebh tinggi untuk menyeimbangkan anggaran mereka.

Analis di Bloomberg mengatakan hanya Kuwait dan Qatar yang dapat menyeimbangkan ekonomi mereka di level harga ini. Namun, Menteri Energi Qatar ingin harga minyak minimum $65 per barel.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading