
Semua orang dapat mengalami masalah saat berlibur. Untuk perampok spesialisasi turis, tidak masalah siapa yang mereka curi. Mereka sama sekali tidak peduli dari mana anda berasal dan apa saja rencana perjalanan anda. Mereka tidak memikirkan status sosial dan kayakinan politik anda. Orang-orang tersebut hanya tertarik pada isi tas dan dompet anda.
Di Perancis, seorang putri mahkota menjadi korban perampokan. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di pinggiran kota Paris, tas tangan Putri Astrid dari Belgia beserta isinya dirampok. Beruntung, isi tas putri hanya terdapat uang 2.000 euro dan surat identitas. Para kriminal melakukan perampokan dengan skema yang sudah dikenal umum. Perampok tersebut mengincar mobil yang sedang mengantri di gerbang tol. Segera setelah mobil yang diincar berhenti, para perampok menghancurkan kaca mobil dan merebut barang-barang berharga. Putri Astrid dari Belgia, berusia 53 tahun, merupakan putri satu-satunya Raja Albert II dan istrinya Ratu Paola, dan adik dari raja Belgia saat ini, Raja Philippe. Putri Astrid mendedikasikan hidupnya untuk kerja sosial, termasuk aktivitas melawan kanker dan malaria. Selain itu, ia aktivis anti perang. Putri Astrid juga mendukung pelarangan bom klaster dan ranjau darat.