logo

FX.co ★ Bloomberg menemukan mata uang dengan performa terburuk

Bloomberg menemukan mata uang dengan performa terburuk

Bloomberg menemukan mata uang dengan performa terburuk

Pound sterling telah memenangkan gelar mata uang dengan performa terburuk 2016 diantara 31 mata uang global, lapor Bloomberg pada 8 Juli. Pekan lalu, pound Inggris melewati peso Argentina sebagai mata uang yang mengalami kerugian terbesar terhadap dolar AS.

Mata uang Inggris tersebut mencatatkan pekan ketiga penurunan berturut-turut yang dipicu oleh keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Pound telah jatuh nilainya hingga 13% tahun ini.

"Sterling akan kembali turun secara signifikan karena efek dari ketidakpastian tersebut pada investasi dan pertumbuhan muncul dari keputusan tersebut," menurut Kit Juckes, seorang ahli strategi pada Societe Generale SA di London, dalam sebuah catatan pada para kliennya. Pound sterling diperdagangkan di $1,294 pada 8 Juli pukul 4:55 sore. GMT.

Referendum yang bersejarah tersebut diadakan pada 23 Juli. Kelompok Brexit menang dengan 51,9% suara.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading